
NEW DELHI — Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, sukses mengamankan tiket menuju babak kedua ajang Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai tampil memukau di babak 48 besar.
Bertanding di lapangan 2 Indra Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada Selasa (18/8/2026), Rehan/Gloria berhasil menghentikan perlawanan ganda campuran asal Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, lewat pertarungan dua gim langsung 21-16 dan 21-3.
Kemenangan berdurasi 33 menit tersebut terbilang luar biasa mengingat pasangan Merah Putih ini praktis bertanding tanpa persiapan latihan arena akibat terkendala jadwal kedatangan.
Jalannya Pertandingan: Titik Balik Gim Pertama dan Dominasi Mutlak 21-3
Gim pertama menyajikan pertarungan sengit di mana kedua pasangan saling berganti memimpin perolehan angka hingga kedudukan ketat 14-15 untuk keunggulan wakil Malaysia.
Momen krusial terjadi saat Rehan/Gloria berhasil merebut enam poin beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.
Memasuki gim kedua, dominasi ganda campuran berperingkat 73 dunia milik Indonesia ini sama sekali tidak terbendung oleh lawan:
- Momen Awal Gim Kedua: Rehan/Gloria menggebrak sejak awal dengan mencetak 10 angka secara berturut-turut sebelum lawan meraih poin pertamanya.
- Penguasaan Arena: Variasi serangan cepat dan pertahanan rapat memaksa ganda Malaysia melakukan banyak kesalahan mendasar.
- Penutupan Laga: Tanpa memberi kesempatan bagi lawan untuk mengembangkan permainan, Rehan/Gloria menyegel gim kedua dengan skor sangat telak 21-3.
Tantangan Bertanding Tanpa Uji Coba Lapangan
Usai pertandingan, Rehan Naufal Kusharjanto mengutarakan bahwa ia dan Gloria harus beradaptasi secara instan di atas lapangan karena baru tiba di lokasi turnamen pada Senin dini hari.
“Kami tidak sempat mencoba arena pertandingan terlebih dahulu karena baru sampai pada Senin dini hari. Tadi di gim pertama memang kami masih meraba-raba kondisi angin dan pencahayaan lapangan,” ungkap Rehan.
Ia menambahkan bahwa fokus utama dalam ajang sebesar Kejuaraan Dunia adalah menjaga mentalitas bertanding pada setiap poin.
“Bermain di Kejuaraan Dunia itu memang penuh kejutan dan sulit diduga. Jika sudah rezekinya, pasti jalan kemenangan itu akan terbuka,” tambahnya.
Pemanfaatan Momen Fault dan Kesiapan Babak Selanjutnya
Sementara itu, Gloria Emanuelle Widjaja membeberkan kunci keberhasilan mereka bangkit di pertengahan gim pertama hingga mampu mengontrol penuh jalannya pertandingan.
Menurut Gloria, titik balik kemenangan mereka terjadi saat konsentrasi pasangan Malaysia buyar akibat terpicu keputusan wasit.
“Di gim pertama kami masih mencari ritme dan hawa pertandingan. Kunci titik baliknya terjadi ketika lawan terkena service fault karena dianggap delay, lalu mereka protes ke wasit,” papar Gloria.
Kejadian tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Rehan/Gloria untuk tetap tenang dan mempertahankan fokus hingga akhir laga.
“Waktu mereka terbuang dan fokusnya terpecah, sementara kami bisa tetap teguh pada strategi awal. Sejauh ini kondisi kami cukup baik untuk menatap laga berikutnya,” tutup Gloria. (*)





