
Makassar — Timnas Indonesia U-20 gagal membuka perjalanannya di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan kemenangan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Timnas Malaysia U-20 dalam laga perdana Grup H. Bertanding di New Laos National Stadium, Vientiane, pada Senin (31/8/2026), skuad Garuda Muda asuhan Nova Arianto harus puas berbagi satu poin setelah berbagai peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Hasil imbang 0-0 ini menjadi pukulan awal bagi perjuangan Timnas Indonesia U-20 di ajang kualifikasi. Garuda Muda sejatinya tampil dominan sepanjang pertandingan, namun lini depan yang tumpul membuat mereka gagal membawa pulang tiga poin penuh. Kini, Nova Arianto dan pasukannya dituntut untuk menyapu bersih sisa pertandingan di Grup H jika masih ingin lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Timnas Indonesia U-20 langsung mengambil inisiatif serangan. Garuda Muda berhasil menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Arkhan Kaka, Nazriel Alfaro, dan Amar Rayhan Brkic bergantian mengancam gawang Malaysia U-20 yang dijaga oleh Faez Iqhwan.
Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi masalah utama skuad asuhan Nova Arianto. Beberapa peluang emas terbuang sia-sia karena tembakan yang melambung atau kurang terarah. Ibrah Ardiansyah juga tercatat membuang peluang dalam situasi bebas di kotak penalti, gagal mengarahkan bola ke gawang.
Hingga babak pertama berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan. Dominasi penguasaan bola tidak mampu diterjemahkan menjadi keunggulan bagi Timnas Indonesia U-20.
Babak Kedua: Peluang Emas yang Melambung
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U-20 semakin meningkatkan tekanan. Beberapa kali lini belakang Malaysia U-20 terlihat kewalahan menghadapi serangan bertubi-tubi dari Garuda Muda.
Peluang terbaik bagi Timnas Indonesia U-20 hadir melalui Irpan Abadi Siregar. Berawal dari kesalahan lini belakang Malaysia U-20, Irpan berhasil lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan gawang kosong. Namun, tandukan pemain asal Persija Jakarta U-20 itu malah melambung di atas mistar gawang Malaysia U-20.
Peluang emas tersebut menjadi momen paling menyakitkan bagi Timnas Indonesia U-20. Seandainya Irpan berhasil mencetak gol, skenario pertandingan bisa berubah total. Namun, nasib berkata lain. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.
Hasil Ini Merugikan Garuda Muda
Hasil imbang tanpa gol ini jelas merugikan Timnas Indonesia U-20. Dalam format kualifikasi yang kompetitif, kehilangan dua poin di laga perdana bisa berakibat fatal pada peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Timnas Indonesia U-20 kini berada dalam posisi yang sulit. Mereka harus meraih kemenangan di dua pertandingan sisa Grup H jika masih ingin menjaga asa lolos otomatis sebagai juara grup. Dua lawan yang masih menunggu adalah tuan rumah Timnas Laos U-20 dan Timnas Australia U-20, dua tim yang tidak bisa dianggap remeh.
Pelatih Nova Arianto pasti akan mengevaluasi tumpulnya lini depan Garuda Muda. Penyelesaian akhir yang buruk menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi sebelum pertandingan berikutnya.
Jadwal Laga Berikutnya
Dikutip dari Bola, Timnas Indonesia U-20 akan kembali bertanding melawan tuan rumah Timnas Laos U-20 di New Laos National Stadium pada Kamis (3/9/2026). Laga ini menjadi laga krusial bagi Garuda Muda untuk bangkit dari hasil imbang melawan Malaysia.
Pada pertandingan terakhir Grup H, Timnas Indonesia U-20 akan menantang Timnas Australia U-20 di tempat yang sama pada 6 September 2026. Australia U-20 dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola muda di kawasan Asia-Pasifik, sehingga laga ini diprediksi akan berjalan sengit.
Susunan Pemain
Berikut susunan pemain yang diturunkan dalam pertandingan Timnas Indonesia U-20 melawan Malaysia U-20:
Timnas Indonesia U-20:
Dafa Al Gasemi; Muhamad Ibrah Ardiansyah, I Putu Panji Apriawan, Fabio Azkairawan, Muhamad Al Gazani, Theodore Evan Leeming, Muhamad Isfandyar Abdillah, Nazriel Alfaro Syahdan, Reno Salampessy, Arkhan Kaka Putra Purwanto, Amar Rayhan Brkic
Pelatih: Nova Arianto
Timnas Malaysia U-20:
Faez Iqhwan; Adam Mutaqim, Aisy Aqasha, Adam Hakimi, Muhammad Airel Husainy, Muhammad Arsyad, Muhammad Arif Aiman, Muhammad Amar Imran, Tengku Hasyri Shah, Izzuddin Afif, Muhamad Zarul Aidid
Hasil imbang 0-0 melawan Malaysia menjadi pengingat bahwa perjalanan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 tidak akan mudah. Garuda Muda harus segera bangkit dan memperbaiki kelemahan di lini depan jika masih ingin merebut tiket ke putaran final.
Pelatih Nova Arianto telah mempersiapkan timnya dengan matang, termasuk menjalani pemusatan latihan dan tiga uji coba di Thailand sebelum bertolak ke Laos. Namun, hasil di lapangan menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Dukungan penuh dari para penggemar di tanah air tentu sangat dibutuhkan untuk membangkitkan semangat para pemain Garuda Muda. Masih ada dua pertandingan yang bisa dimaksimalkan untuk memperbaiki peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda harus segera bangkit! (*)






