Haji Badris Salam disambut dengan pemakaian patonro saat pengembalian formulir, Senin, 28 September 2026 lalu.
MAKASSAR — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, konsolidasi internal organisasi menjadi salah satu agenda yang mengemuka.
H. Badris Salam (HBS), sebagai satu-satunya calon dalam bursa kepemimpinan DPD REI Sulsel, menyatakan, Musda XV perlu menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi antarpengembang di Sulawesi Selatan.
Melalui visi “Mewujudkan REI Sulawesi Selatan yang Solid, Inklusif, Bernurani, dan Sejahtera”, Badris Salam mendorong agar Musda tidak berhenti pada proses pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan agenda para pelaku industri properti.
Juru bicara HBS, Sahar Ridwan, mengatakan komunikasi dan silaturahmi dengan anggota REI, tokoh senior, serta pemilik suara terus dilakukan menjelang pelaksanaan Musda.
Menurut Sahar, dukungan yang diklaim telah diterima Badris Salam menjadi bagian dari proses konsolidasi yang sedang berlangsung.
“Musda XV ini adalah rumah kita bersama. Apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh rekan-rekan pengembang, baik di Makassar maupun di daerah-daerah, yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya,” ujar Sahar di Makassar, Jumat (2/10/2026).
Ia mengatakan, pihaknya ingin menjaga semangat kebersamaan di internal REI Sulsel, termasuk setelah seluruh rangkaian Musda berakhir.
“Semangat yang kita bangun adalah semangat kebersamaan, di mana tidak ada lagi kubu-kubuan pasca-Musda. Kita semua bersatu untuk membesarkan rumah besar REI,” lanjutnya.
Dorong Ekosistem Perumahan yang Inklusif
Badris Salam juga mengarahkan agenda kepemimpinannya pada penguatan ekosistem industri perumahan di Sulawesi Selatan.
Gagasan tersebut mencakup upaya membangun organisasi yang lebih solid serta membuka ruang kolaborasi antarpengembang dalam menghadapi tantangan sektor properti.
Dalam konteks Musda, konsolidasi internal dinilai menjadi bagian penting sebelum organisasi memasuki agenda dan tantangan industri berikutnya.
Pihak Badris Salam juga mengajak anggota REI, simpatisan, dan insan pers untuk menjaga suasana Musda tetap kondusif selama seluruh tahapan persidangan berlangsung.
Sahar mengatakan Badris Salam berharap Musda XV dapat berlangsung dalam suasana demokratis dan konstruktif.
“Pak HBS juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Musda XV DPD REI Sulawesi Selatan sebagai teladan demokrasi organisasi yang matang, bermartabat, dan memberikan dampak nyata bagi kebangkitan ekonomi daerah melalui sektor properti,” kata Sahar.
Musda XV DPD REI Sulsel dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar. Berdasarkan keterangan dalam siaran pers tersebut, rangkaian Sidang Pleno Musda ditargetkan selesai pada 7 Oktober 2026. (*)






