MAKASSAR – Antusiasme masyarakat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 meningkat signifikan. Hingga awal November, jumlah pendaftar telah melampaui 1.200 peserta, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar 600 orang.
MTQ 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar ini dijadwalkan mulai 13 November 2026. Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah membuka audisi bagi peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Kepala Bagian Kesra Pemkot Makassar, Muhammad Syarief, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi salah satu alasan panitia memperpanjang masa pendaftaran hingga 7 November 2026.
“Melihat antusias peminat banyak. Kami memperpanjang masa pendaftaran sampai tanggal 7 November 2026 guna memberikan kesempatan lebih luas kepada putra-putri terbaik untuk menunjukkan kemampuan dan bakat di bidang Al-Qur’an,” ujar Syarief, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, MTQ tahun ini menghadirkan 28 cabang lomba, mulai dari Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Qiraat, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Panitia juga menyediakan kategori khusus bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari penyelenggaraan MTQ yang inklusif.
Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa, dengan ketentuan sesuai petunjuk teknis MTQ.
Audisi Terbuka untuk Peserta se-Sulsel
Berbeda dari pelaksanaan yang hanya berfokus pada peserta lokal, MTQ Makassar 2026 membuka kesempatan bagi talenta Al-Qur’an dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Syarief menjelaskan, mekanisme audisi memberikan ruang bagi peserta dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Peserta yang memenuhi ketentuan nantinya berpeluang mewakili Kota Makassar pada MTQ tingkat provinsi sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
“Peserta dari seluruh kabupaten/kota bisa ikut karena ini sifatnya audisi. Kesempatan terbuka bagi siapa saja yang ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya,” jelasnya.
Panitia, lanjut Syarief, telah melakukan koordinasi dengan dewan hakim untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
28 Cabang Lomba dan Hadiah Rp1,4 Miliar
Pelaksanaan MTQ Makassar 2026 direncanakan berlangsung di enam lokasi, yakni Masjid Raya Makassar, Kantor Wali Kota Makassar, Masjid Balai Kota, Masjid Mualaf, Masjid IMM, dan Masjid 45.
Khusus cabang Hifzil Quran 10, 20, dan 30 juz, perlombaan dipusatkan di Kantor Wali Kota Makassar, masing-masing di Ruang Sipakatau, Ruang Sipakalebbi, dan Ruang Galeri.
Berdasarkan data sementara panitia, Hifzil Quran 10 juz diikuti 215 peserta, terdiri atas 138 laki-laki dan 77 perempuan. Cabang 20 juz diikuti 64 peserta, yakni 43 laki-laki dan 21 perempuan. Sementara Hifzil 30 juz diikuti 52 peserta, terdiri atas 39 laki-laki dan 13 perempuan.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung selama empat hari. Audisi Hifzil 10 juz digelar pada Sabtu, dilanjutkan audisi Hifzil 20 dan 30 juz pada Ahad. Babak semifinal dijadwalkan pada Senin dan final pada Selasa.
Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp1,4 miliar sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan kemampuan peserta.
Syarief mengatakan, penyelenggaraan MTQ ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-419 Kota Makassar, tetapi juga rangkaian Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Kota Makassar.
“Penyelenggaraan MTQ rangkaian dari momentum HUT ke-419 Kota Makassar, ini menjadi ruang memperkuat syiar Islam, menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini, serta melahirkan generasi yang berakhlak baik,” tuturnya.
Masyarakat yang berminat mengikuti audisi masih dapat mendaftar hingga 7 November 2026 melalui laman resmi panitia: https://kesramakassar.or.id/s/MTQ-Makassar-2026. (*)


Komentar