Makassar,—-Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pertanahan Kota Makassar, Marlina Tawang I, S.Sos., M.Adm.SDA, menghadiri Apel Gladi Kesiapsiagaan dan Simulasi Bencana yang berlangsung di Anjungan MNEK Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kesiapsiagaan, serta kemampuan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kota Makassar.
Partisipasi Dinas Pertanahan Kota Makassar menjadi wujud dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota dalam mewujudkan kota yang tangguh, aman, dan siap siaga terhadap bencana.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kota Makassar 2025, yang digelar oleh BPBD Kota Makassar, Selasa (7/10/2025) di kawasan MNEK Centre Point of Indonesia (CPI).
- Hari Anak Nasional 2026: Wawali Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Makassar Siap Wujudkan Kota Ramah Anak
- SIGAP PESISIR Resmi Masuk IGA 2026, Inovasi BPBD Makassar Tingkatkan Kecepatan Tanggap Bencana
- Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Wali Kota Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan
- Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Makassar Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Pembagian Seragam Gratis
- Lewat Inovasi SiAKSES, Notifikasi Hak Keuangan Anggota DPRD Makassar Masuk HP dalam Hitungan Detik
Apel kesiapsiagaan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, jajaran kepala SKPD, serta Dandim 1408/Makassar, Letkol Inf Franki Susanto, itu juga menampilkan berbagai atraksi simulasi tanggap bencana.
Usai mengecek jajaran personil dan instrumen tanggap bencana. Dengan penuh semangat, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana yang bisa datang kapan saja.
“Baik di darat, laut, maupun udara. Sehingga pentingnya kolaborasi antara seluruh unsur, mulai dari pemerintah Kota, BPBD, TNI–Polri, relawan, hingga masyarakat dalam memperkuat sistem tanggap darurat di kota Makassar,” ujar Munafri.

Dengan semangat kolaborasi dan kesiagaan penuh, Pemerintah Kota Makassar bertekad menjadikan kota ini bukan hanya tangguh menghadapi bencana, tetapi juga menjadi contoh kota yang siaga, cepat tanggap, dan humanis dalam melindungi setiap warga.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah Kota Makassar. (*)






