Jakarta,–Musisi senior Ari Lasso kembali bersuara lantang di akun instagramnya @ari_lasso pasca manajemen Wahana Musik Indonesia (WAMI) menggelar jumpa pers, Selasa (19/8/2025).
Ari Lasso mengaku merasa diprank oleh Ketua WAMI, Adi Adrian. Dia mengaku ditelepon oleh Adi sebelum jumpa pers itu.
Berdasarkan cuplikan percakapan telepon yang diungkapkan Ari, disebutkan bahwa @adiadrian22 mengakui adanya “kesalahan tolol” yang dilakukan timnya. Ari mengaku sempat meminta izin untuk merekam pembicaraan namun ditolak.

“Mas Adi bilang lu trima puluhan juta rupiah lho. Saya minta maaf dan akui tidak sadar ditransfer,” tulis Ari dalam unggahannya. Namun, ia merasa diprank karena tawaran permintaannya justru dicegah oleh pihak manajemen.
Ari mengonfirmasi penerimaan dana sebesar Rp 40 juta yang menurutnya merupakan hasil dari “performing atau digital atau gabungan keduanya” yang telah diperhitungkan oleh timnya. Meski demikian, ia menuntut kejelasan mengenai asal-usul angka “puluhan juta dan ratusan ribu” yang disebut-sebut oleh pihak manajemen.
- Buka FGD Keuangan Daerah, Wali Kota Appi Tegaskan APBD Makassar Harus Berdampak Nyata ke Warga
- Perkuat Harmoni Kebhinekaan, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto Dianugerahi Marga “THO” oleh PSMTI Sulsel
- Gedor Kualitas SDM Pariwisata Indonesia, PARDAS Angkatan V 2026 Gembleng Aparatur Daerah di Takalar
- Dinkes Makassar Pertegas Maklumat Layanan, Prioritaskan Kelompok Rentan
- Bangkit Tanpa APBD, PT Bumi Maros Sejahtera Cetak Laba, Raih Opini WTP
“Kami tetap menuntut penjelasan dr mana asal angka puluhan juta dan ratusan ribu itu,” tegas Ari dalam unggahannya yang disertai emot tawa mengejek.
Ari juga menuduh pihak manajemen telah “nyolong start” dengan membalikkan fakta dan mengumpulkan wartawan untuk membentuk opini seolah-olah dirinya yang serakah. Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi balasan dari @adiadrian22 mengenai seluruh rangkaian tuduhan ini. (*)





