Jakarta,–Jusuf Kalla (JK) Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan 12 RI, memberikan Peringatan kepada para Anggota DPR RI untuk tidak berlebihan bahkan memamerkan kemewahan di saat rakyat mengalami kesulitan ekonomi.
Hal itu disampaikan JK dalam program Gaspol Kompas.com yang tayang pada Sabtu (30/8/2025).
Menurutnya, para anggota DPR RI untuk sadar diri terhadap kondisi kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat belakangan ini.
- Penyebab Antrean BBM di Makassar Terungkap, Gubernur Temukan Ini
- Edukasi Pajak, Siswa Athirah Kunjungi KPP Pratama Makassar Selatan
- Jalan Lingkar Tamalanrea Selesai, Rektor Unhas hingga Warga Berterima Kasih
- Soal Antrean Panjang di SPBU, Gubernur Minta Masyarakat Sulsel Jangan Panic Buying
- HAN 2026 Sulsel: Ini Pesan Penting Gubernur
Jangan malah sebaliknya, memamerkan kemewahanan hidup berlebihan sehingga memicu aksi demonstrasi pada 25, 28, dan 29 Agustus 2025.
“Tentu anggota DPR itu sudah sadar atau harus sadar bahwa kehidupan yang berlebihan itu, itu melawan situasi dewasa ini, ekonomi yang sulit ini kan. Jadi harus berhenti ngomong begitu (menyakiti rakyat),” kata JK.
JK juga berharap, agar para anggota dewan tidak berbicara dengan kalimat yang menyakiti hati rakyat. Juga tidak menaikan tunjangan di saat ekonomi sedang lesu.
Meski demikian, sosok yang dikenal sebagai tokoh perdamaian ini juga berharap agar masyarakat menyadari bahwa keributan yang berkepanjangan akan berdampak langsung pada ekonomi.
“Kemudian masyarakat juga harus menyadari, mudah-mudahan ini bisa selesai hari ini karena kalau tidak (berhenti dan) berlanjut terus, ya ekonomi susah, penghasilan masyarakat juga akan lebih menurun lagi, lebih susah lagi,” ujar JK. (*)






