JAKARTA,—Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa meminta Bank Jakarta untuk tidak panik jika rencana pihaknya mengucurkan dana pemerintah ke Bank Jakarta sebesar Rp20 triliun.
Hal itu disampaikan Purbaya usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Selasa (7/10/2025).
Menkeu Purbaya mengungkapkan, bakal mengucurkan dana ke Bank Jakarta sebesar Rp10-20 triliun.
Dia mengatakan kucuran dana tersebut diharapkan dapat mendongkrak sektor UMKM di Jakarta.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Purbaya juga berharap agar Bank Jakarta tidak panik dalam pengalokasiannya setelah memperoleh dana kucuran tersebut.
“Saya tanya tadi ke Pak Gubernur apakah Bank Jakarta bisa nyerap? Jangan sampai saya kasih duit terus panik terus waduh nggak bisa menyalurkan. Tapi kata Pak Gubernur bisa (Bank Jakarta menyerap kucuran dana dari pemerintah pusat),” ujarnya.
“Nanti jumlahnya akan saya hitung, tapi kalau Rp10 atau 20 triliun nanti bisa nyerap pasti ya. Nanti itu akan nyebar ke UMKM atau industri lain di Jakarta atau tempat lain,” sambung Purbaya.
Purbaya mengaku kebijakan serupa juga bakal dilakukan terhadap bank daerah lainnya. Namun, dalam waktu dekat, dia menyebut dana pemerintah akan diberikan ke Bank Jatim. (*)





