Jakarta, — Akhirnya petualangan Dua pelaku pencurian permata di museum Louvre, Prancis Berhasil ditangkap kepolisian.
Polisi menangkap sedikitnya dua terduga pelaku pencurian di Paris.
“Salah satu pria yang ditangkap sedang bersiap kabur dari wilayah tersebut (Paris) melalui Bandara Roissy,” kata Jaksa Kejaksaan Paris Laure Beccuau, dikutip dari CNN, Minggu (26/10/2025).
Pihak kejaksaan tidak merinci jumlah terduga perampok yang telah ditangkap.
- Peringati HBA ke-66, Kajati Sulsel dan Jajaran Simak 5 Instruksi Tegas Jaksa Agung RI
- Gubernur Sulsel Temui Basarnas, Dorong Penguatan Sarana dan Prasarana SAR di kepulauan
- UMI Tuan Rumah Sosialisasi Kemdiktisaintek, Dorong Riset Kolaboratif Sasar Wilayah 3T
- Unismuh Makassar dan UMK Malaysia MoU Tiga Bidang Strategis
- Profil Rama Widi, Maestro Harpa Indonesia
Namun di lain sisi, Media Prancis melaporkan bahwa dua tersangka ditangkap pada Sabtu sekitar pukul 10 malam waktu setempat.
Salah satu pria yang ditangkap oleh polisi itu diklaim sedang bersiap menaiki pesawat menuju Aljazair.
Para tersangka pencuri permata di Museum Louvre itu diprediksi berusia sekitar 30 tahun dan sudah dikenali polisi setempat.
Kejadiannya berlangsung pada akhir pekan lalu. Para pencuri menargetkan Galeri Apollo Louvre di lantai atas, yakni tempat menyimpan permata mahkota Prancis.
Kementerian Kebudayaan Prancis menyebut pencurian itu berlangsung selama 7 menit. Para maling membobol dua kotak pajangan berkeamanan tinggi dan menggasak 9 barang.
Sementara itu, Kantor Kejaksaan Paris memperkirakan kerugian yang ditimbulkan dari aksi pencurian itu mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat (AS). (*)






