Jakarta, — Akhirnya petualangan Dua pelaku pencurian permata di museum Louvre, Prancis Berhasil ditangkap kepolisian.
Polisi menangkap sedikitnya dua terduga pelaku pencurian di Paris.
“Salah satu pria yang ditangkap sedang bersiap kabur dari wilayah tersebut (Paris) melalui Bandara Roissy,” kata Jaksa Kejaksaan Paris Laure Beccuau, dikutip dari CNN, Minggu (26/10/2025).
Pihak kejaksaan tidak merinci jumlah terduga perampok yang telah ditangkap.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Namun di lain sisi, Media Prancis melaporkan bahwa dua tersangka ditangkap pada Sabtu sekitar pukul 10 malam waktu setempat.
Salah satu pria yang ditangkap oleh polisi itu diklaim sedang bersiap menaiki pesawat menuju Aljazair.
Para tersangka pencuri permata di Museum Louvre itu diprediksi berusia sekitar 30 tahun dan sudah dikenali polisi setempat.
Kejadiannya berlangsung pada akhir pekan lalu. Para pencuri menargetkan Galeri Apollo Louvre di lantai atas, yakni tempat menyimpan permata mahkota Prancis.
Kementerian Kebudayaan Prancis menyebut pencurian itu berlangsung selama 7 menit. Para maling membobol dua kotak pajangan berkeamanan tinggi dan menggasak 9 barang.
Sementara itu, Kantor Kejaksaan Paris memperkirakan kerugian yang ditimbulkan dari aksi pencurian itu mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat (AS). (*)






