
Makassar,— Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang dari lingkungan penegak hukum Sulawesi Selatan. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, resmi mengakhiri masa baktinya yang singkat namun penuh makna di Bumi Anging Mammiri.
Pria yang dikenal dengan pendekatan humanis dalam penegakan hukum ini mendapat promosi strategis ke Kejaksaan Agung RI sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun).
Kepastian tersebut menyusul diterbitkannya Surat Keputusan (SK) promosi jabatan dari pimpinan pusat. Dalam rangkaian silaturahmi pamit yang digelar Senin (27/7/2026) kemarin, Sila menyempatkan diri menyambangi tiga pilar penting Forkopimda Sulsel: Pengadilan Tinggi (PT) Makassar, Kantor Gubernur, hingga Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulsel.
“Tiga Bulan yang Berkesan”
Meski hanya memimpin selama kurang lebih tiga bulan, Sila H. Pulungan dinilai berhasil membawa angin segar bagi institusi Kejaksaan di Sulsel. Kunjungan perpisahan dimulai dari Kantor PT Makassar, di mana ia disambut hangat oleh Ketua PT Makassar, YM Hj. Nirwanah, beserta jajaran hakim agung. Nuansa kekeluargaan terasa kental saat keduanya berbincang mengenai sinergi antara eksekutif kejaksaan dan yudikatif selama ini.
Rombongan kemudian bertolak ke Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman tampak meluangkan waktu secara khusus untuk menerima kedatangan sang Kajati.
Dalam suasana santai namun penuh hormat, Sila berpamitan sembari menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi terhadap program-program penegakan hukum, khususnya di bidang perdata dan tata usaha negara yang kini menjadi portofolio barunya di pusat.
Rangkaian acara yang penuh haru itu ditutup di Mapolda Sulsel. Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama pejabat utama Polda, memberikan sambutan hangat. Keduanya berbagi cerita mengenai kerja-kerja kolaboratif dalam menjaga stabilitas keamanan dan penanganan kasus-kasus besar di Sulsel selama tiga bulan terakhir.
Pesan Perpisahan yang Sarat Makna
Dalam setiap sambutannya di tiga lokasi tersebut, Sila H. Pulungan tak henti-hentinya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam.
“Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan sinergitas yang sangat baik dari seluruh unsur Forkopimda selama tiga bulan saya bertugas di Sulsel. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya mohon pamit dan memohon doa restu untuk mengemban amanah baru sebagai Sesjamdatun di Kejaksaan Agung,” ujar Sila dengan nada khidmat ketika ditemui awak media usai kunjungan ke Polda, Senin malam.
Promosi menjadi Sesjamdatun menandakan kepercayaan besar dari pimpinan Kejaksaan Agung terhadap kapabilitas Sila H. Pulungan. Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) memiliki peran vital dalam menyelamatkan aset-aset negara serta memberikan pendampingan hukum kepada instansi pemerintah.
Pengalaman Sila sebagai pemimpin di daerah diyakini akan memperkaya perspektifnya dalam menjalankan roda birokrasi di tingkat pusat, terutama dalam mengkoordinasikan penanganan perkara perdata yang melibatkan negara.
Keberangkatannya meninggalkan jejak positif di Sulsel, di mana para rekan Forkopimda dan jajarannya berharap relasi baik yang telah terjalin akan terus berlanjut meski sudah berbeda lokasi tugas.
Meski singkat, masa jabatan Sila H. Pulungan di Sulsel patut dicatat sebagai transisi yang mulus. Kemampuannya membangun komunikasi lintas sektor (Yudikatif, Eksekutif, dan Polri) dalam waktu cepat menjadi modal penting bagi perannya di Sesjamdatun. Di sana, ia akan berhadapan dengan kompleksitas masalah perdata dan tata usaha negara yang kerap memiliki ranah politis dan ekonomi. Publik menantikan gebrakan barunya di Kejagung RI. (*)




