
MAKASSAR — Sebanyak 147 mahasiswa baru (maba) secara resmi mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Senat Lantai 3 FIP UNM pada Sabtu (15/8/2026).
​Agenda tahunan tersebut diselenggarakan sebagai momentum krusial bagi para mahasiswa baru untuk mengenali lingkungan kampus, memahami mekanisme perkuliahan, serta membangun kesiapan mental dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi.
​Penyambutan mahasiswa baru dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UNM, Dr. Muhammad Ardiansyah, M.Pd. Dalam pengarahannya, ia mengingatkan maba agar memiliki orientasi dan target yang jelas sejak hari pertama menginjakkan kaki di perguruan tinggi.
​”Mahasiswa harus selalu mengingat tujuan awal kuliah. Jangan sampai kehilangan arah di tengah jalan. Target utama Anda adalah menyelesaikan proses pendidikan ini dengan baik dan lulus tepat waktu,” pesan Dr. Muhammad Ardiansyah.
​Pemahaman Kultur Akademik dan Sistem Perkuliahan
​Pada sesi pertama, Dr. Muhammad Ardiansyah memaparkan materi mendasar mengenai Kultur Akademik Jurusan Administrasi Pendidikan. Penjelasan teknis ini dirancang agar mahasiswa tidak canggung menghadapi dinamika pembelajaran perguruan tinggi.
​Beberapa poin penting mengenai kultur akademik yang disampaikan meliputi:
- ​Sistem Kredit Semester (SKS): Pemahaman alokasi beban studi harian dan target indeks prestasi.
- ​Kurikulum Jurusan: Pemetaan mata kuliah wajib dan pilihan yang harus ditempuh hingga tugas akhir.
- ​Peraturan Akademik: Hak, kewajiban, serta tata tertib yang berlaku di lingkungan FIP UNM.
- ​Peran Pembimbing Akademik (PA): Optimalisasi fungsi dosen PA sebagai konsultan perencana studi dan pembimbing masalah akademik mahasiswa.
​Pemahaman tata kelola ini dinilai vital agar mahasiswa mampu merencanakan masa studinya secara mandiri, terarah, dan terukur.
​Pembekalan Etika Komunikasi Digital dengan Dosen
​Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pembekalan Etika dan Tata Krama Berkomunikasi yang dibawakan oleh Sekretaris Jurusan Administrasi Pendidikan UNM, Irmawati, S.Pd., M.Pd. Materi ini menyoroti pentingnya kesantunan bertutur kata, baik secara langsung maupun melalui media komunikasi digital.
​Irmawati menekankan bahwa gaya berkomunikasi seorang mahasiswa mencerminkan tingkat profesionalisme dan integritas pribadinya.
​”Berkomunikasi dengan dosen, senior, maupun teman sejawat ada etika dan tata kramanya. Penggunaan bahasa yang santun dan pemilihan waktu yang tepat saat menghubungi dosen adalah cermin etika akademik,” tegas Irmawati.
​Ia juga membagikan panduan praktis bagi mahasiswa saat harus menghubungi dosen melalui pesan singkat atau aplikasi percakapan digital (chatting):
- ​Memperhatikan Waktu: Hindari mengirim pesan di luar jam kerja atau saat waktu istirahat/malam hari.
- ​Identitas Diri yang Jelas: Selalu mengawali pesan dengan salam, nama lengkap, NIM, serta kelas/angkatan.
- ​Penyampaian Maksud yang Ringkas: Menyampaikan tujuan komunikasi secara lugas, sopan, dan tanpa bahasa gaul (slang).
- ​Penutup yang Santun: Mengakhiri pesan dengan ucapan terima kasih atas perhatian dosen.
​Siap Membawa Generasi Berkompeten dan Beretika
​Dengan dibukanya PKKMB ini, 147 mahasiswa baru Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UNM diharapkan dapat segera beradaptasi dengan iklim akademik kampus. Pihak jurusan berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan etika profesi yang kuat.
​Melalui pembekalan kultur dan etika komunikasi ini, para mahasiswa baru resmi memulai perjalanan akademiknya untuk belajar secara sungguh-sungguh, menjaga tata krama, serta memprioritaskan penyelesaian studi tepat waktu.


