Pembangkit listrik milik PLN
Makassar — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) tengah melaksanakan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Kegiatan ini dilakukan untuk mengoptimalkan performa dan menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, terjadi pengurangan daya mampu pasok pada sistem kelistrikan. Untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem, PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
Pengaturan Beban Dilakukan Bertahap, Durasi 1-4 Jam
PLN menegaskan bahwa pengaturan beban dilakukan secara bertahap dan tidak menyebabkan seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan. Durasi pemadaman diperkirakan sekitar 1 hingga 4 jam pada setiap sesi, namun waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan dengan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa pemeliharaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya preventif dan perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam jangka panjang.
“Dapat kami sampaikan bahwa beberapa hari terakhir PLN tengah melaksanakan kegiatan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulsel dan sekitarnya guna mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan,” ujar Edyansyah .
Petugas Teknis Dikerahkan Maksimalkan Percepatan
Edyansyah menjelaskan bahwa selama pekerjaan berlangsung, PLN terus berupaya melakukan percepatan dengan mengerahkan petugas teknis di lapangan. Berbagai langkah dilakukan agar proses pemeliharaan dan pemulihan sistem dapat segera diselesaikan sehingga kondisi kelistrikan kembali normal.
“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya .
PLN memastikan bahwa seluruh proses pemeliharaan dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku. Tim teknis juga disiagakan di berbagai titik untuk merespons cepat apabila terjadi kendala di lapangan.
Imbauan PLN untuk Masyarakat
PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai wilayah terdampak dan perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN, seperti WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.
Untuk informasi ketenagalistrikan, masyarakat dapat mengakses tautan berikut:
https://linktr.ee/plnsulselrabar
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan pemadaman dengan:
Mengatur penggunaan peralatan listrik selama durasi pemadaman.
Menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting, seperti peralatan medis atau perangkat komunikasi.
Memastikan perangkat elektronik dalam kondisi aman saat listrik padam dan menyala kembali.
Mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan untuk menghindari lonjakan arus saat listrik kembali menyala.
Permohonan Maaf dan Harapan PLN
Edyansyah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pemeliharaan berlangsung.
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan. Kami memohon doa, dukungan, pengertian, dan kesabaran masyarakat selama proses pemeliharaan dan pemulihan berlangsung. PLN akan terus all out melakukan upaya terbaik dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kondisi kelistrikan dapat segera pulih dan kembali normal,” tutup Edyansyah .
PLN menargetkan pemeliharaan ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Namun, durasi pastinya sangat tergantung pada kondisi teknis di lapangan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau kanal resmi PLN guna mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal pemadaman dan perkembangan pemulihan.
PLN juga mengingatkan bahwa pengaturan beban bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi sistem. Oleh karena itu, informasi dari sumber resmi menjadi sangat penting untuk menghindari hoaks atau kabar bohong yang beredar di media sosial.
Meskipun menimbulkan ketidaknyamanan sementara, pemeliharaan infrastruktur ini memiliki sejumlah manfaat jangka panjang bagi masyarakat, antara lain:
Meningkatkan keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Sulbagsel.
Mengurangi risiko pemadaman mendadak di masa depan akibat kerusakan infrastruktur.
Mengoptimalkan performa sistem kelistrikan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan industri.
Memastikan kestabilan tegangan sehingga peralatan elektronik masyarakat lebih aman.
PLN UID Sulselrabar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ketenagalistrikan bagi seluruh pelanggan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. (*)





