Ashabul Kahfi
MAKASSAR — Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp3,7 triliun. Program yang berjalan pada periode 2025–2027 itu dinilai menjadi salah satu upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Apresiasi tersebut disampaikan Ashabul Kahfi dalam pelantikan pengurus PAN tingkat DPW dan DPD serta pengurus Perempuan Amanat Nasional (PUAN) tingkat DPW dan DPD se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.
Menurut Ashabul, pembangunan melalui MYP mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari penanganan jalan provinsi, pengembangan jaringan irigasi, hingga pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Luwu.
Program tersebut, kata dia, diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur beserta jajaran bahwa pembangunan melalui program MYP Rp3,7 triliun di sektor infrastruktur jalan, irigasi dan rumah sakit regional adalah ikhtiar besar untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan antardaerah,” ujar Ashabul Kahfi.
Soroti pembangunan jalan Hertasning-Aroepala
Salah satu proyek yang mendapat perhatian Ashabul adalah penanganan ruas Jalan Hertasning-Aroepala di Kota Makassar. Pekerjaan pada ruas tersebut menggunakan kombinasi konstruksi beton dan pengaspalan.
Ashabul menilai kualitas konstruksi jalan menjadi aspek penting dalam pembangunan infrastruktur daerah. Menurutnya, pekerjaan jalan tidak cukup hanya diselesaikan sesuai target, tetapi juga perlu memenuhi standar kualitas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Sepanjang saya melihat pekerjaan jalan beton di Sulawesi Selatan, saya baru menyaksikan jalan beton yang betul-betul berstandar tinggi dan terstruktur. Barusan dalam sejarah ada proyek jalan seperti ini,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para kader PAN yang menghadiri kegiatan pelantikan.
Ashabul juga menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil pembangunan agar infrastruktur yang dibangun tidak hanya memenuhi aspek penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dapat digunakan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Ini yang kita harapkan. Pembangunan bukan hanya selesai dibangun, tetapi kualitasnya juga harus dijaga sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang,” katanya.
Anggaran MYP mencakup tiga sektor utama
Program MYP Pemprov Sulsel periode 2025–2027 mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan provinsi, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung sekitar 54.000 hektare lahan pertanian, serta pembangunan rumah sakit regional di Gowa dan Luwu.
Berdasarkan rincian dalam bahan yang disampaikan, alokasi anggaran meliputi sekitar Rp2,5 triliun untuk penanganan infrastruktur jalan, Rp500 miliar untuk jaringan irigasi, dan Rp485 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional.
Ketiga sektor tersebut diarahkan untuk mendukung konektivitas wilayah, kebutuhan pengairan lahan pertanian, serta peningkatan akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemprov Sulsel menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur dalam rentang beberapa tahun anggaran. Sementara itu, apresiasi Ashabul Kahfi menyoroti pentingnya pelaksanaan proyek yang disertai perhatian terhadap mutu konstruksi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (*)






