TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, mengajak siswa kelas IX SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh wilayah Kaltara memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Unggul Garuda Bulungan untuk Tahun Ajaran 2027/2028.
Ajakan tersebut disampaikan Zainal saat membuka Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Bulungan di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (4/11/2026). Pembukaan sosialisasi ditandai dengan pemukulan gong dan dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Kaltara.
Zainal mengatakan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan investasi ekonomi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga harus menjadi perhatian agar kemajuan daerah dapat memberikan manfaat secara maksimal.
“Pembangunan fisik dan investasi ekonomi tidak akan memberikan manfaat maksimal jika tidak didukung oleh pembangunan SDM yang berkualitas,” tegas Zainal.
SMA Unggul Garuda merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk menyiapkan generasi muda dengan kemampuan di bidang sains, teknologi, dan kepemimpinan. Program ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sekolah tersebut menawarkan sejumlah fasilitas dan dukungan pendidikan, antara lain asrama, beasiswa, kurikulum perpaduan nasional dan global, serta dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program ini juga menyediakan jalur afirmatif bagi putra-putri daerah.
Gubernur Zainal mendorong para pelajar Kaltara agar mempersiapkan diri dan mengikuti seluruh tahapan seleksi. Ia meyakini siswa dari daerah memiliki potensi dan kemampuan bersaing dengan pelajar dari wilayah lain.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Buktikan bahwa anak-anak Kaltara memiliki potensi, kecerdasan, dan daya saing yang luar biasa,” pesannya.
Selain mendorong kesiapan siswa, Zainal meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait ikut memberikan pendampingan kepada pelajar berprestasi agar mereka memperoleh informasi dan bantuan selama proses pendaftaran.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan sosialisasi. Informasi penerimaan peserta didik baru tidak boleh hanya menjangkau sekolah-sekolah di perkotaan, tetapi harus sampai ke wilayah pelosok dan desa di seluruh Kaltara.
“Pastikan informasi sosialisasi ini tersampaikan hingga ke pelosok desa dan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kaltara,” pungkasnya. (*)


Komentar