MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM mulai mengkurasi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan UMKM Award dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.
Kurasi tersebut menjadi tahapan untuk mengidentifikasi produk UMKM unggulan sekaligus menilai kualitas, potensi, kreativitas, dan daya saing produk lokal.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, mengatakan proses kurasi dilakukan untuk menyaring pelaku usaha yang memiliki produk berkualitas dan berpotensi dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
“Melalui tahapan ini, setiap produk UMKM dinilai secara objektif untuk melihat potensi, keunggulan, hingga aspek yang masih perlu dikembangkan,” ujar Arlin, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, kurasi tidak hanya bertujuan menentukan produk yang layak memperoleh penghargaan. Proses tersebut juga menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan standar kualitas, inovasi, dan daya saing produknya.
Arlin menjelaskan, UMKM Award akan menghadirkan sejumlah kategori penghargaan, yakni kuliner, fashion, serta craft atau kerajinan.
Ketiga kategori tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk menunjukkan kualitas, kreativitas, dan keunggulan produk yang dihasilkan.
Ia berharap kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan UMKM lokal.
Melalui proses penilaian dan evaluasi, pelaku usaha juga diharapkan dapat mengetahui aspek produk yang perlu dibenahi agar semakin siap bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Arlin menambahkan, UMKM Award merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Makassar kepada pelaku usaha yang konsisten berinovasi, berkarya, dan berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Momentum HUT ke-419 Kota Makassar, lanjutnya, juga menjadi kesempatan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
“Lewat kegiatan kurasi dan UMKM Award, kita ingin semakin banyak UMKM lokal yang mampu menghasilkan produk berkualitas, agar terus tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tutup mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar tersebut. (*)


Komentar