Makassar

Festival Pangan HUT ke-419 Makassar Hadirkan Pasar Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

Festival Pangan DP2 Makassar
Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Festival Pangan  sebagai bagian rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar di pelataran Kantor Kecamatan Tamalate, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (8/11/2026).

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Festival Pangan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar ini berlangsung di pelataran Kantor Kecamatan Tamalate, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (8/11/2026).

Festival tersebut menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM), edukasi konsumsi pangan lokal, demonstrasi memasak, pengujian keamanan pangan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan Festival Pangan merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan bahan pangan murah, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

“Festival Pangan ini bukan hanya tentang menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga bagaimana kita memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal,” ujarnya.

DP3A Makassar Libatkan 25 NGO Kampanyekan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Munafri menjelaskan, Festival Pangan dirancang untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, aman, dan bergizi.

Selain Gerakan Pangan Murah, sejumlah kegiatan edukatif turut dihadirkan. Di antaranya demonstrasi memasak atau live cooking menggunakan bahan pangan lokal, pengujian sampel pangan segar asal tumbuhan, edukasi gerakan Stop Pangan, serta pemeriksaan kesehatan gratis melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah.

Appi Dorong Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan

Munafri menegaskan, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar harus menjadi momentum menghadirkan program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Karena itu, Pemkot Makassar berupaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, distributor pangan, BUMN, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem pangan yang adil dan berkelanjutan.

Sambangi Posko Atlet di Bone, Appi Motivasi Kontingen Makassar Ukir Prestasi di PORPROV 2026

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Pangan.

“Mari kita jadikan Festival Pangan ini sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ajak Munafri.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi warga, terutama dalam menjaga daya beli dan ketahanan ekonomi keluarga,” sambungnya.

Melalui kegiatan tersebut, Munafri berharap masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan pokok sekaligus memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsumsi pangan lokal yang aman dan berkualitas.

Aliyah Ajak Masyarakat Kenali Pangan Lokal dan Pola Konsumsi B2SA

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai Festival Pangan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pangan lokal yang beragam sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

Makassar Memancing 2026 Kembali Digelar, Ratusan Angler Ramaikan Wisata Bahari

Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

“Festival Pangan 2026 ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ujarnya.

Menurut Aliyah, momentum hari jadi Kota Makassar juga perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk pangan lokal.

Festival ini sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan daya saing usaha berbasis potensi pangan daerah.

Ia berharap keterlibatan UMKM dan masyarakat dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian, tidak hanya dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok, tetapi juga mendorong pengembangan produk lokal.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, ketahanan pangan di Kota Makassar semakin kuat, ketersediaan pangan tetap terjaga, dan masyarakat semakin bijak dalam memilih serta mengonsumsi pangan yang sehat dan berkualitas,” tuturnya.

Aliyah juga berharap Festival Pangan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan kecintaan terhadap produk lokal, serta pertumbuhan UMKM.

“Dengan semangat HUT ke-419 Kota Makassar, kita tidak hanya rayakan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui program yang edukatif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tukasnya.

Melalui Festival Pangan, Pemkot Makassar berharap upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok dapat berjalan beriringan dengan edukasi konsumsi pangan sehat serta penguatan potensi ekonomi lokal. (*)

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *