Nasional Tokoh

Putra Sulsel Muhammad Luthfi Lolos 28 Besar Kandidat Komisioner KND

Muhammad Luthfi
Muhammad Luthfi (kanan) foto bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin belum lama ini.

MAKASSAR — Muhammad Luthfi, S.Tr.Sos., M.S.W., putra asal Sulawesi Selatan, berhasil lolos dalam 28 besar kandidat calon anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND) periode 2026–2031.

Kelulusan tersebut diumumkan Panitia Seleksi (Pansel) KND melalui keputusan tertanggal 4 November 2026, setelah para kandidat mengikuti tahapan masukan publik dan uji publik pada 2–3 November 2026.

Dari total 69 peserta yang mengikuti uji publik, Pansel menetapkan 28 kandidat untuk melanjutkan proses seleksi. Mereka terdiri atas 17 penyandang disabilitas dan 11 non-penyandang disabilitas.

Luthfi menjadi salah satu kandidat asal Sulawesi Selatan yang berhasil menembus tahapan tersebut. Dalam bahan informasi yang disampaikan, ia disebut sebagai satu-satunya perwakilan penyandang disabilitas dari kawasan Indonesia Timur yang lolos ke 28 besar.

Pria kelahiran Makassar ini merupakan Ketua Asosiasi Pekerja Sosial dengan Disabilitas Indonesia (APSDISI). Ia juga merupakan lulusan Master of Social Work dari Monash University, Australia.

IPM Sulsel 2026 Naik Jadi 76,66, Seluruh Kabupaten/Kota Alami Peningkatan

Perjalanan Luthfi menuju posisi komisioner KND masih berlanjut. Bersama 27 kandidat lainnya, ia dijadwalkan mengikuti tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara pada 9–13 November 2026 di Jakarta.

Setelah tahapan tersebut, Pansel akan menyaring 28 kandidat menjadi 14 nama untuk direkomendasikan kepada Presiden. Selanjutnya, Presiden akan memilih dan menetapkan tujuh orang sebagai anggota Komisioner KND periode 2026–2031.

Alumni SMK Negeri 7 Makassar dan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung itu juga berharap dukungan dan doa masyarakat Sulawesi Selatan agar dapat melewati seluruh tahapan seleksi.

“Insya Allah, lahir bathin saya siap. Saya mohon doa dari masyarakat Sulsel agar dimudahkan hingga finis 7 besar anggota (Komisioner) KND periode 2026-2031,” ucap Luthfi, Sabtu (7/11/2026).

Bawa Perspektif Pekerja Sosial dan Komunitas Disabilitas

Latar belakang pendidikan pekerjaan sosial dan pengalaman Luthfi bersama komunitas, organisasi penyandang disabilitas, serta pemerintah daerah menjadi bagian dari bekal yang dibawanya dalam proses seleksi.

Pemerintah Buka Rekrutmen CASN November 2026, Calon Pelamar Diminta Bersiap

Melalui gagasan Inklusi Berintegritas yang diusungnya, Luthfi menekankan pentingnya memahami persoalan penyandang disabilitas hingga tingkat akar rumput. Perspektif tersebut diharapkan dapat memperkaya arah kebijakan nasional terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Kehadiran kandidat dari Indonesia Timur juga menjadi perhatian dalam proses seleksi ini. Keterwakilan wilayah diharapkan dapat membawa pengalaman dan persoalan yang beragam ke dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional.

Saat dimintai tanggapan mengenai persiapannya menghadapi tahapan seleksi berikutnya, Luthfi menyatakan optimistis dapat bersaing dengan kandidat lainnya. (*)

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *