
Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional pada tahun 2026. Dalam tiga pemeringkatan utama dunia pendidikan tinggi, UMI menunjukkan posisi yang semakin kuat dan konsisten, menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terdepan di kawasan timur Indonesia.
Namun bagi UMI, capaian ini bukan sekadar angka. Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, menyebutnya sebagai amanah yang harus dijaga dengan kerja yang lebih sungguh-sungguh.
“Lagi, UMI menorehkan prestasi. Tetapi bagi kami, ini bukan tentang hebatnya UMI. Ini adalah amanah dari masyarakat yang harus kami jaga,” ujar Prof. Hambali saat halal bi halal Senin (30/3/2026).
Tiga Pemeringkatan, Tiga Capaian Positif
Sepanjang tahun 2026, UMI Makassar berhasil mencatatkan posisi unggul dalam tiga lembaga pemeringkatan internasional ternama:
- Webometrics 2026: UMI menduduki peringkat 66 nasional, peringkat 6 untuk kawasan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua, serta menjadi satu-satunya PTS yang masuk dalam jajaran teratas kawasan timur Indonesia.
- EduRank 2026: UMI meraih peringkat 114 nasional, peringkat 2.999 tingkat Asia, sekaligus menyandang gelar PTS terbaik di Makassar.
- UNIRANKS 2026: UMI melompat signifikan dari peringkat 131 nasional pada 2025 menjadi peringkat 73 nasional pada 2026, atau naik 58 peringkat dalam satu tahun.
Berdiri Sejajar dengan PTN Besar di Kawasan Timur
Yang membuat capaian ini istimewa, dalam pemeringkatan Webometrics 2026 kawasan timur Indonesia, UMI berada di antara kampus-kampus besar negeri seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Halu Oleo, dan Universitas Tadulako. UMI menempati peringkat ke-6 kawasan, sekaligus menjadi satu-satunya PTS dalam jajaran tersebut.
Ini menunjukkan bahwa UMI tidak hanya bersaing di level PTS, tetapi berdiri sejajar dengan perguruan tinggi negeri (PTN) besar di Indonesia Timur.
Ketua Pembina: Prestasi Adalah Buah dari Nilai, Bukan Tujuan
Ketua Pembina Yayasan UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, menegaskan bahwa capaian ini adalah konsekuensi dari nilai yang dijaga, bukan sekadar target yang dikejar.
“UMI tidak dibangun untuk sekadar menjadi besar, tetapi untuk memberi manfaat. Prestasi hari ini adalah buah dari nilai yang dijaga, bukan tujuan yang dikejar,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa arah UMI harus tetap kokoh sebagai kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian, serta kampus yang membangun peradaban.
Ketua Pengurus Yayasan: Hasil Kerja Terencana dan Berkelanjutan
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, menyampaikan bahwa capaian ini tidak datang secara instan. Menurutnya, ini adalah hasil dari kerja terencana, penguatan tata kelola, serta konsistensi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan.
“Ini bukan capaian yang datang tiba-tiba. Ini hasil dari kerja terencana, penguatan tata kelola, serta konsistensi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan,” ujarnya.
Prof. Masrurah menegaskan bahwa UMI bergerak dalam satu arah yang jelas, meliputi transformasi digital kampus, penguatan riset dan publikasi, peningkatan kualitas SDM, serta tata kelola yang transparan.
“UMI bergerak sebagai satu sistem, satu irama, satu tujuan,” pungkasnya.
Tiga Pemeringkatan, Satu Pesan: UMI Sedang Bertumbuh
Jika dibaca secara utuh, ketiga pemeringkatan tersebut mengirimkan pesan yang saling melengkapi:
- Webometrics menunjukkan kekuatan reputasi digital dan visibilitas global UMI
- EduRank menunjukkan kualitas riset dan kontribusi ilmiah institusi
- UNIRANKS menunjukkan kepercayaan publik dan akselerasi reputasi institusi
Ketiganya memberi satu pesan yang sama: UMI tidak hanya dikenal, tetapi dipercaya. UMI tidak hanya tumbuh, tetapi bertumbuh dengan arah yang jelas.
Penutup: Dari Prestasi Menuju Amanah Peradaban
UMI menegaskan bahwa capaian ini bukanlah garis akhir. Dengan semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi — Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter — UMI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang mencerdaskan, membentuk karakter, dan memberi manfaat nyata bagi umat.
“UMI tidak sedang mengejar peringkat. UMI sedang menyiapkan masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam rilis resmi universitas.
Prestasi ini pun menjadi momentum bagi UMI untuk terus melangkah, bukan dengan rasa puas, tetapi dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di Indonesia Timur. (*)






