
MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan empat rumah di Jalan Adhyaksa Baru Lorong 12, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang. Sehari pasca-insiden, bantuan material bangunan mulai disalurkan untuk mempercepat proses rekonstruksi rumah para korban.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M., dengan didampingi jajaran Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Camat Panakkukang, serta Lurah Masale pada Selasa (4/8/2026).
Adapun paket bantuan yang diserahkan mencakup kebutuhan dasar konstruksi, seperti kayu balok, seng, spandek, hingga paku. Langkah ini diambil agar 8 Kepala Keluarga (22 jiwa) yang terdampak dapat segera merenovasi hunian mereka.
“Tugas kami bukan hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga memastikan masyarakat dapat segera bangkit. Penyaluran material bangunan ini adalah bagian dari percepatan rehabilitasi agar warga kembali memiliki tempat tinggal layak,” ujar Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar.
Skema Pemulihan Pasca-Kebakaran Panakkukang
Sebelumnya, kebakaran melalap permukiman padat tersebut pada Senin (3/8/2026) dini hari. Meski menghanguskan empat unit bangunan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Fadli menegaskan bahwa penanganan kebencanaan oleh Pemkot Makassar mengusung prinsip berkelanjutan—mulai dari evakuasi, tanggap darurat, hingga pemulihan fisik.
- Pendampingan Berkelanjutan: BPBD Makassar akan terus memantau proses pembangunan hingga tuntas.
- Ketepatan Sasaran: Seluruh distribusi bahan bangunan dipastikan sesuai dengan hasil verifikasi dan asesmen kebutuhan di lapangan.
- Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan warga lokal menjadi kunci percepatan pemulihan.
Dengan dimulainya penyaluran bantuan material ini, para penyintas diharapkan dapat segera membangun kembali tempat tinggal mereka sehingga aktivitas perekonomian dan sosial warga Panakkukang kembali pulih. (*)



