Gubernur Sulsel Tinjau uas Paleteang-Malimpung-arah Kabere.
Pinrang — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali turun ke lapangan untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai harapan. Pada Senin (31/8/2026), ia meninjau secara langsung progres pengerjaan jalan pada ruas Paleteang-Malimpung-arah Kabere, yang menghubungkan Kabupaten Pinrang hingga perbatasan Kabupaten Enrekang.
Peninjauan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memastikan setiap program pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gubernur Andi Sudirman tidak hanya mendengar laporan dari balik meja, tetapi juga menyaksikan sendiri kondisi di lapangan.

Proyek yang sedang dikerjakan ini merupakan bagian dari Program Multiyears Project (MYP) yang digagas oleh Pemprov Sulsel. Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat, terutama di wilayah yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi.
Paket 3 MYP: 254 Kilometer Jalan dengan Anggaran Rp478 Miliar
Ruas Paleteang-Malimpung-arah Kabere yang ditinjau Gubernur Andi Sudirman merupakan bagian dari Paket 3 Program MYP dengan nilai anggaran mencapai Rp478 miliar .
Paket ini mencakup penanganan terhadap 15 ruas jalan dengan total panjang keseluruhan mencapai 254 kilometer . Cakupan pekerjaannya pun sangat komprehensif, meliputi:
Konstruksi awal untuk ruas-ruas jalan yang baru dibangun.
Pemeliharaan rutin agar jalan tetap dalam kondisi prima.
Preservasi dan perbaikan jalan yang sudah mulai rusak atau membutuhkan peningkatan kualitas.
Dengan luasnya cakupan ini, program MYP diharapkan mampu menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, khususnya di daerah yang selama ini terisolasi akibat buruknya akses jalan.
Setelah meninjau langsung titik-titik pengerjaan, Gubernur Andi Sudirman mengungkapkan rasa syukurnya. Ia melihat bahwa progres pembangunan di sejumlah titik telah menunjukkan perubahan yang sangat signifikan.
“Alhamdulillah, kita sudah melihat hasilnya. Bahu jalan sudah dilakukan pengecoran beton dan pengaspalannya juga sudah semakin mulus ,” ungkapnya dengan nada optimis .
Kondisi jalan yang sebelumnya membutuhkan penanganan serius kini mulai menunjukkan perbaikan yang nyata. Pengerjaan bahu jalan dengan cor beton menjadi salah satu poin penting yang disorot Gubernur. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada permukaan jalan utama, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di sisi bahu.
Selain itu, proses pengaspalan yang semakin mulus juga menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sehari-hari melintasi ruas tersebut. Jalan yang halus dan rata tentu akan mengurangi risiko kecelakaan serta memperpanjang usia pakai kendaraan.
Andi Sudirman: Konektivitas Dorong Ekonomi Masyarakat
Bagi Gubernur Andi Sudirman, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik. Ia menekankan bahwa infrastruktur yang baik akan membawa dampak berantai yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pekerjaan dapat segera diselesaikan tepat waktu.
“Mudah-mudahan ruas jalan ini semakin mantap dan bisa segera tuntas. Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk aktivitas sehari-hari dan semakin memperlancar mobilitas barang maupun jasa ,” jelasnya .
Konektivitas yang baik antara Pinrang dan Enrekang akan membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha, petani, dan pedagang untuk mengangkut hasil bumi mereka ke pasar-pasar yang lebih besar. Jalan yang mulus dan bahu jalan yang kokoh juga akan mengurangi biaya logistik yang selama ini menjadi beban berat bagi masyarakat.
Beberapa manfaat jangka panjang yang diharapkan dari rampungnya proyek ini antara lain:
Akselerasi pertumbuhan ekonomi lokal melalui lancarnya distribusi barang dan jasa.
Peningkatan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil.
Pengurangan biaya transportasi yang selama ini membebani masyarakat.
Peningkatan keselamatan berkendara berkat jalan yang lebih mantap dan bahu jalan yang kokoh.
Program MYP ini adalah salah satu bukti bahwa Pemprov Sulsel tidak hanya berorientasi pada proyek-proyek jangka pendek, tetapi juga merencanakan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan sistem multiyears, proyek-proyek infrastruktur dapat direncanakan dan dieksekusi dengan lebih matang, tanpa terburu-buru oleh batasan waktu tahun anggaran.
Gubernur Andi Sudirman telah beberapa kali menekankan bahwa pembangunan infrastruktur adalah prioritas utama pemerintahannya. Ia ingin memastikan bahwa seluruh wilayah Sulawesi Selatan, termasuk daerah-daerah yang selama ini terpinggirkan, mendapatkan akses yang sama terhadap pembangunan.
Peninjauan langsung yang dilakukannya di ruas Paleteang-Malimpung-arah Kabere menjadi sinyal kuat bahwa ia tidak akan berhenti mengawal proyek-proyek strategis hingga benar-benar selesai dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat. (*)





