
Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), menegaskan akan mempercepat proses mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil guna mempercepat pelaksanaan program-program prioritasnya.
“Mutasi jabatan harus segera dilakukan. Ada sejumlah hal yang perlu kita jalankan, tetapi tetap harus mengikuti aturan yang berlaku, termasuk bersurat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujar Appi saat ditemui di DPRD Makassar, Senin (3/3/2025).
Appi menyoroti organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program-program utamanya, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar.
“Beberapa program prioritas memiliki keterkaitan dengan dinas tertentu yang perlu mendapat pengawalan secara optimal. Contohnya di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Saat ini, dua OPD tersebut masih dipimpin oleh pejabat pelaksana tugas (Plt), yaitu Firman Hamid Pagarra sebagai Plt Kepala DLH dan Nielma Palamba sebagai Plt Kepala Disdik.
“Kalau situasinya seperti ini, kita harus menempatkan orang-orang yang bisa bekerja sama agar program berjalan maksimal,” tegasnya.
Di sisi lain, Appi juga memberikan sinyal kemungkinan membuka kembali proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar. Meskipun Wali Kota sebelumnya, Danny Pomanto, telah mengusulkan Firman Hamid Pagarra ke Kemendagri, Appi ingin memastikan bahwa penunjukan Sekda tidak hanya berdasarkan kedekatan pribadi.
“Semua akan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Saya ingin posisi strategis seperti Sekda Makassar diisi melalui proses asesmen yang objektif, bukan karena faktor kedekatan,” katanya.
Ketika ditanya mengenai kepastian lelang jabatan Sekda, Appi tidak memberikan jawaban langsung. Namun, ia menekankan bahwa figur yang akan dipilih harus sesuai dengan visinya.
“Tergantung saya. Yang akan menggunakan, tentu harus cocok,” pungkasnya. (*)





