Makassar,–Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin merencanakan untuk menggabung gedung SD Negeri Mattoangin I dan II, yang terletak di Jalan Hati Mulia, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Kamis (21/8/2025) pagi.
Munafri melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah yang selama ini berdampingan namun terpisah pagar.
- Dinkes Makassar Pertegas Maklumat Layanan, Prioritaskan Kelompok Rentan
- Bangkit Tanpa APBD, PT Bumi Maros Sejahtera Cetak Laba, Raih Opini WTP
- Warga Makassar Mulai Pertanyakan Kebijakan Pemkot Hanya Angkut Sampah Residu
- DPRD Makassar Perpanjang MoU dengan Kejari
- JNE Content Competition 2026: Puncak Perayaan Kreativitas dan Inovasi Anak Bangsa
Ia menilai, penggabungan kedua sekolah tersebut bisa menjadi solusi yang lebih efektif dalam pemanfaatan lahan yang terbatas.
“Kalau digabung, sekolah ini bisa lebih baik. Selain tetap ada dua SD, nantinya kita tambah satu SMP agar anak-anak di sekitar sini punya akses lebih dekat ke pendidikan menengah pertama,”jelas Munafri.
Menurutnya, keterbatasan lahan menjadi alasan utama. Saat ini di kawasan tersebut belum tersedia SMP negeri.
Dengan adanya penataan dan penggabungan, kawasan pendidikan Mattoangin diharapkan mampu menampung lebih banyak siswa, tidak hanya dari Kecamatan Mariso, tetapi juga dari wilayah sekitar.
“Tujuannya jelas, bagaimana semua anak di Kota Makassar bisa mendapat hak yang sama untuk menikmati pendidikan dan fasilitas yang kita cita-citakan. Tidak jau mencari SMP lain, karena tersedia di Kecamatan ini,” tuturnya.
Munafri menambahkan, pembenahan fasilitas pendidikan akan terus menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar.
Dia memastikan upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, agar kualitas layanan pendidikan semakin merata di seluruh kecamatan.
“Kita tidak ingin ada anak-anak yang kesulitan mengakses sekolah hanya karena jarak atau keterbatasan ruang belajar. Sehingga perlu adanya tambahan Sekolah,” tambah mantan CEO PSM itu. (*)





