Jakarta,–Presiden RI, Prabowo Subianto melantik lima menteri baru Kabinet Merah Putih.
Selain perubahan lima menteri, juga terdapat satu kementerian baru yakni menteri haji dan umrah. Selain menteri juga
ada pelantikan Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Nama-nama menteri baru yang dilantik itu antara lain:
1. Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani
2. Ferry Juliantono menjadi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie
3. Mukhtaruddin menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding
4. Sjafrie Sjamsoeedin merangkap jabatan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan menggantikan Budi Gunawan
5. Mochamad Irfan Yusuf menjadi Menteri Haji dan Umrah
6. Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah
Seluruh menteri baru ini mengucapkan sumpah jabatan dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, belum disebutkan siapa nama pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga.
- Hari Anak Nasional 2026: Wawali Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Makassar Siap Wujudkan Kota Ramah Anak
- SIGAP PESISIR Resmi Masuk IGA 2026, Inovasi BPBD Makassar Tingkatkan Kecepatan Tanggap Bencana
- Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Wali Kota Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan
- Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Makassar Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Pembagian Seragam Gratis
- Lewat Inovasi SiAKSES, Notifikasi Hak Keuangan Anggota DPRD Makassar Masuk HP dalam Hitungan Detik
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah jadi kementerian baru di Kabinet Merah Putih.
Pembentukan kementerian ini telah disetujui DPR dan pemerintah. Kepala Negara juga sudah meneken keputusan terkait pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.
Sementara itu, Prasetyo memastikan perubahan posisi lima menteri yang dilakukan Kepala Negara sudah berdasarkan berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi terus-menerus.
“Maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” ujar Prasetyo. (*)



