Makassar,–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar secara resmi mengaktifkan Status Siaga Darurat Bencana, Sabtu (10/1/2026) pagi.
Status ini diputuskan setelah terjadinya peningkatan intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang. Sejumlah titik memgalami banjir serta insiden pohon tumbang di wilayah perkotaan.
Berdasarkan data terkini BPBD, beberapa titik di Kota Makassar mulai mengalami kenaikan debit air yang signifikan, di antaranya: Kecamatan Manggala: Perumahan Antang Blok 8 dan Blok 10, serta wilayah Kelurahan Batua.
Kecamatan Biringkanaya: Perumahan Yayasan Gubernur, Kodam III, dan wilayah sekitar Paccerakkang.
Kecamatan Panakkukang: Depan Kantor Gubernur, Wilayah Aspol Panaikang dan beberapa titik di Jalan Pettarani.
Kecamatan Tamalanrea: Wilayah BTP (Bumi Tamalanrea Permai) dan beberapa pemukiman di sekitar Universitas Hasanuddin.
Kecamatan Rappocini: Area Jalan Minasa Upa dan sekitar Jalan Hertasning.
- Keseruan Riding Vespa Kepala BKN Makassar dan Wali Kota Munafri
- Dua Titik Kebakaran Terjang Manggala Makassar dalam Semalam
- Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Drama 10 Pemain dan Comeback Tanpa Ronaldo
- Bumi Findaria Mas Direkomendasikan Jadi Lokasi Akad Massal 2027
- DLH Makassar Tambah Puluhan Armada dan Mesin Pengolah Sampah
Selain titik banjir tersebut, laporan pohon tumbang juga terjadi di beberapa ruas jalan protokol yang kini sedang dalam penanganan Tim Kebersihan dan BPBD Kota Makassar.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, seluruh personel dan peralatan evakuasi kini telah disiagakan penuh selama 24 jam untuk merespon cepat kondisi di lapangan.
”Melihat intensitas curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir dan adanya laporan pohon tumbang serta genangan di berbagai titik, maka per hari ini kami mengaktifkan status siaga bencana untuk Wilayah Kota Makassar,” ujar Fadli.
Dia menambahkan, koordinasi antarinstansi telah diperketat, guna mempercepat respon jika terjadi kondisi darurat.
”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah langganan banjir. Segera amankan dokumen penting dan pantau terus perkembangan cuaca dari sumber resmi,” tegasnya.
BPBD Kota Makassar telah menyiagakan posko utama dan armada perahu karet di titik-titik krusial tersebut. Warga yang membutuhkan bantuan evakuasi atau ingin melaporkan kejadian bencana dapat menghubungi layanan panggilan darurat 112. (*)






