
Makassar,–Lontara+ kembali mendapat tambahan fitur layanan baru. Layanan pariwisata menjadi fitur baru di super app lokal ini.
Layanan baru itu sudah dapat dinikmati masyarakat setelah integrasi layanan baru itu secara resmi dilaunching Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Makassar Creative Hub (MCH) Losari, Rabu (14/1/2025).
Wali Kota mengatakan, peluncuran ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mengintegrasikan sekitar 300 aplikasi pemerintah daerah ke dalam satu platform tunggal yang disebut sebagai “Super Apps Kota Makassar”.
- Solusi Banjir Manggala, Dinas PU Makassar Perbesar Box Culvert dan Benahi Drainase Blok 8 dan 10
- Safari Ramadan Pemkot Makassar, Munafri Serahkan Paket Pangan untuk Jamaah di Untia
- Lewat Simulasi BPBD, Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
- Masuki Masa Peralihan Musim, PLN UID Sulselrabar Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Listrik
- Pemkot Makassar Resmi Stop Mutasi ASN pada 2026, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
Pengembangannya mengikuti road map lima tahun dan berdasarkan aduan serta umpan balik masyarakat untuk mengevaluasi kinerja dan merencanakan pembangunan.
Menurutnya, super app ini cukup diminati masyaralar dimana tingkat aduan cukup tinggi sejak dilaunching pertengahan tahun lalu.
Fitur Baru Ramah Wisatawan
Fitur baru ini dirancang untuk memudahkan masyarakat Makassar dan wisatawan dalam merencanakan aktivitas, mulai dari menentukan rute, destinasi, hingga kuliner di kota ini.
Target pengguna (user persona) yang diidentifikasi meliputi:
· Wisatawan lokal (warga Makassar).
· Wisatawan domestik dari luar daerah.
· Budget traveler, milenial, dan Gen-Z.
· Keluarga dengan anak, lansia, atau kelompok rentan.
· Pengelola destinasi wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, A. Hendra Hakamuddin, menjelaskan, fitur ini dirancang berdasarkan konsep 4A Kepariwisataan: Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, dan Aktivita, dan menyediakan layanan ticketing yang transparan.
Pay Later Lontara Plus
Secara bertahap, aplikasi ini tidak hanya akan fokus pada pariwisata, tetapi akan diperluas ke layanan strategis lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan kependudukan, dengan tujuan akhir seluruh informasi dan layanan utama kota dapat diakses dari satu aplikasi.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa ditambahkan layanan pay later untuk memudahkan pengguna,” ujarnya bercanda yang diiringi tawa hadirin.
Rencana pengembangan ke depan mencakup penambahan fitur gamifikasi, bundling paket wisata, dan experience packaging untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan dan memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)



