
PASER — Kejuaraan Tenis Meja Internasional atau International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 sukses digelar di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Ajang bergengsi yang berlangsung selama sepekan pada 20–26 Juli 2026 ini menghadirkan persaingan sengit antara atlet nasional dan mancanegara.
Kejuaraan skala internasional ini diikuti oleh atlet tenis meja dari 26 klub se-Indonesia serta perwakilan dari enam negara, yakni Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja.
Hadirnya negara-negara kuat tenis meja dunia tersebut kian meningkatkan kualitas serta efektivitas persaingan dalam memperebutkan gelar juara.
Seluruh rangkaian pertandingan ITTC 2026 dilangsungkan di Gedung Olahraga (GOR) Sadurengas yang berdekatan dengan GOR PTMSI Paser.
Sejumlah kategori resmi dipertandingkan, meliputi Beregu Duo Mix, Tunggal Umum Putra dan Putri, Tunggal U-13 dan U-16 Putra-Putri, Tunggal U-18 Putra, serta Ganda Veteran 100+.
Di helat oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Paser, ajang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), serta pihak sponsor seperti PT Kideco Jaya Agung, Bankaltimtara, dan PT AlFath Daya Utama.
Bupati Paser Turun Gunung Berpasangan dengan Olympian
Ajang ini semakin semarak dengan kehadiran Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, yang ikut berlaga di kategori Ganda Veteran 100+.
Dalam kategori ini, Bupati Fahmi berpasangan dengan Ismu Harinto, legenda sekaligus olympian tenis meja Indonesia yang baru saja mengharumkan nama bangsa usai meraih medali emas ganda campuran 50+ pada ajang ITTF World Masters Championship 2026 di Korea Selatan.
Bupati Fahmi menegaskan bahwa pelaksanaan ITTC 2026 merupakan langkah konkrit Pemkab Paser dalam mendukung misi Sport Tourism (pariwisata berbasis olahraga) di daerahnya.
“Penyelenggaraan kegiatan skala nasional dan internasional di Paser ini bertujuan untuk mendukung program Sport Tourism. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat, mulai dari tingkat hunian hotel dan guest house, hingga tumbuh kembang UMKM kuliner di restoran, warung, dan kafe,” ujar Bupati Fahmi.
Uji Coba Jelang Porprov Kaltim VIII 2026
Selain mendorong geliat ekonomi lokal, kejuaraan ini dimanfaatkan sebagai ajang uji coba dan tolok ukur kemampuan para atlet tenis meja Kabupaten Paser jelang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII yang akan digelar di Paser pada November 2026 mendatang.
Persaingan dengan atlet-atlet papan atas—seperti Kotomi Omoda (Jepang), Oh Minseo (Korea Selatan), John Russel Misal (Filipina), dan Aarti Caudhary (India)—diharapkan memberi jam terbang dan motivasi ekstra bagi para atlet lokal.
“Mendatangkan atlet berpengalaman dari event nasional dan internasional memberikan pelajaran penting bagi atlet Paser. Ini memicu mereka untuk berlatih lebih giat dan disiplin menyongsong agenda empat tahunan tingkat provinsi nanti,” tambah Fahmi.
Melihat respons positif masyarakat dan para atlet, Pemkab Paser berencana menjadikan kejuaraan tenis meja sebagai agenda rutin dua kali setahun, masing-masing untuk skala nasional dan internasional. Langkah serupa juga akan didorong untuk diterapkan pada cabang olahraga lainnya. (*)






