
MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mendukung program pemerintah pusat yang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Komitmen tersebut disampaikan saat Aliyah menerima audiensi dari Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari di bawah naungan Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (28/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan program kewirausahaan bertajuk “Inklusif Tumbuh Bersama” yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026 di Sentra Wirajaya, Makassar. Program ini berupa pelatihan wirausaha yang dirancang khusus bagi 50 penyandang disabilitas di Kota Makassar.
Wakil Wali Kota menyambut hangat kepercayaan yang diberikan Kemenaker RI. Menurutnya, pemberdayaan ini merupakan wujud nyata pembangunan inklusif di mana seluruh lapisan masyarakat memperoleh ruang yang setara.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Makassar. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan harus memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, agar memiliki keterampilan, mampu berwirausaha, dan semakin berdaya,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Modal Pengalaman Dua Periode di Komisi IX DPR RI
Aliyah mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Kemenaker bukanlah hal baru baginya. Pengalamannya menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IX selama dua periode (2014–2024) membuatnya memahami betul betapa strategisnya program pelatihan berbasis kemandirian ekonomi.
Ia berpesan agar 50 peserta yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini secara maksimal demi membangun usaha yang berkelanjutan.
“Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi lahirnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan penyandang disabilitas di Kota Makassar,” tambah Aliyah.
Sinergi Lintas Lembaga Dorong Ekonomi Inklusif
Dalam penerimaan audiensi tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Zainal Ibrahim. Sementara itu, delegasi BPKK Kendari dipimpin langsung oleh Kepala BPKK Kendari, Mashur Malaka, bersama jajaran pejabat strukturalnya.
Melalui sinergi terpadu antara Pemkot Makassar dan Kemenaker RI, program ini diharapkan dapat mencetak wirausahawan disabilitas yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi lokal. (*)





