
MALANG — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Forum Koordinasi Nasional yang digelar Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) di Harris Hotel & Conventions Malang, Jawa Timur, yang berlangsung pada 4–7 Agustus 2026.
​Didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. H. Ahmad Asy’Arie, Aliyah menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mendukung percepatan eliminasi tiga penyakit menular utama: AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM).
​Forum nasional ini berfokus pada penguatan komitmen pemerintah daerah melalui implementasi social contracting—strategi peningkatan layanan kesehatan terpadu yang melibatkan peran aktif organisasi masyarakat sipil.
​”Pencegahan dan pengendalian AIDS, TBC, dan malaria membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Melalui forum ini, Makassar mengadopsi banyak pembelajaran untuk memperkuat kebijakan serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan agar layanan kesehatan kian efektif dan menjangkau masyarakat luas,” tegas Aliyah Mustika Ilham di sela kegiatan.
​Optimalisasi Anggaran lewat Swakelola Tipe III dan IV
​Selain membangun komitmen politik antar-kepala daerah, forum Adinkes menjadi sarana penguatan kapasitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam aspek perencanaan, penganggaran, hingga eksekusi program kesehatan berbasis kemitraan.
​Melalui mekanisme Swakelola Tipe III dan IV (Social Contracting), pemerintah daerah didorong memanfaatkan APBD secara optimal dengan merangkul organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis pelayanan kesehatan hulu-hilir.
​Kegiatan ini menghadirkan jajaran narasumber dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), hingga BAZNAS RI untuk memaparkan regulasi serta praktik baik (best practices) dari berbagai daerah.
​Kehadiran jajaran pimpinan Pemkot Makassar dalam ajang nasional ini mempertegas langkah nyata daerah dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang kolaboratif, inklusif, serta berkelanjutan demi meningkatkan derajat kesehatan warga Makassar. (*)



