
MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mentransformasi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar makin adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.
Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka pelatihan Create Smarter with AI Batch III yang mengusung tema “Merdeka Digital, Bangun Brand Profile & Website UMKM-Mu Sendiri”. Agenda strategis ini digelar di Amphitheater Makassar Creative Hub (MCH) Losari, Jalan Penghibur, Makassar, pada Kamis (13/8/2026).
Program ini lahir dari kolaborasi lintas sektor antara STMIK Kharisma Makassar, Withmi Automation, dan MCH. Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah keahlian para pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna memajukan skala bisnis mereka.
Pentingnya Identitas Digital dan Akses Pasar Global
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi sinergis antara dunia akademik, penyedia teknologi, dan komunitas kreatif di Kota Makassar.
Ia menegaskan bahwa persaingan bisnis di era digital menuntut UMKM untuk tidak sekadar berfokus pada kualitas produk semata. Lebih dari itu, kepemilikan aset digital yang profesional telah menjadi kebutuhan mendasar agar produk lokal mampu bersaing secara adil.
- Penguatan Brand Profile: Membangun citra dan identitas usaha yang profesional di mata konsumen.
- Kepemilikan Situs Web Resmi: Menjadikan website mandiri sebagai profil utama bisnis di ruang digital.
- Perluasan Jangkauan Pasar: Membuka akses pemasaran produk dari tingkat lokal hingga pasar global.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi atas inisiatif bernilai ini. Pemilikan situs web resmi dan rekam jejak digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar agar UMKM lokal kita mampu bersaing,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Pemanfaatan AI untuk Efisiensi Bisnis UMKM
Konsep Merdeka Digital yang diusung dalam pelatihan ini dinilai memiliki makna mendalam bagi kemandirian pelaku ekonomi kreatif. Penguasaan teknologi AI memungkinkan para pelaku UMKM mengelola aset digital secara mandiri tanpa harus mengeluarkan biaya operasional yang besar.
Penggunaan AI membantu mempercepat berbagai proses operasional, seperti perancangan identitas visual, penyusunan narasi pemasaran, hingga pembuatan situs web secara instan.
| Manfaat AI bagi UMKM | Implementasi Praktis dalam Bisnis |
| Identitas Visual | Mempercepat pembuatan logo dan desain promosi produk. |
| Pemasaran Konten | Menyusun copywriting dan narasi promosi secara efisien. |
| Pengembangan Website | Merancang struktur situs web resmi tanpa kendala koding. |
| Efisiensi Biaya | Menghemat pengeluaran modal untuk jasa pihak ketiga. |
“Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kapasitas, mempercepat inovasi, dan meningkatkan daya saing para pelaku UMKM kita,” tegas Wawali Makassar tersebut.
Sinergi Quadruple Helix Mendorong Ekonomi Kreatif
Hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, Aliyah menyebut kegiatan ini sebagai contoh konkret penerapan sinergi quadruple helix (pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas).
Pemkot Makassar terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur telekomunikasi yang memadai serta program literasi digital yang inklusif. Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis teknologi.
Melalui pelatihan Create Smarter with AI Batch III, para peserta diimbau untuk langsung mempraktikkan keterampilan yang diperoleh agar UMKM Kota Makassar dapat tumbuh lebih cerdas, modern, dan profesional. (*)



