
MAKASSAR — Menjelang detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin langsung pelaksanaan gladi bersih upacara bendera tingkat Kota Makassar di Lapangan Karebosi pada Sabtu (15/8/2026).
Gladi bersih untuk skenario pengibaran maupun penurunan bendera Sang Saka Merah Putih tersebut berlangsung sengit dan presisi mulai pukul 09.00 hingga 10.35 WITA. Agenda ini diikuti oleh seluruh jajaran serta personel yang terlibat dalam perhelatan utama 17 Agustus mendatang.
Unsur peserta yang terlibat dalam simulasi upacara meliputi gabungan personel TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), jajaran Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkot Makassar, hingga Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Makassar.
Selain itu, gladi ini disemarakkan oleh kelompok paduan suara gabungan siswa-siswi SMP se-Kota Makassar di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Peninjauan Detail Formasi dan Pembacaan Naskah Upacara
Selama rangkaian gladi bersih berlangsung, Munafri memastikan seluruh tahapan upacara berjalan presisi sesuai dengan susunan acara yang dirancang panitia pelaksana. Wali Kota mengikuti tiap alur detail secara intensif, termasuk kesiapan dirinya yang akan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Fokus peninjauan meliputi beberapa aspek krusial panggung kehormatan dan arena parade:
- Prosesi Pengibaran Bendera: Memastikan ketepatan tempo dan sinkronisasi gerakan Paskibraka dengan alunan lagu kebangsaan.
- Pembacaan Naskah Resmi: Mengecek kesiapan pengeras suara dan artikulasi pembacaan naskah Proklamasi serta pembacaan UUD 1945.
- Keserasian Formasi Barisan: Menata ulang posisi presisi barisan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, hingga barisan undangan VIP.
“Gladi bersih ini menjadi bagian krusial dari persiapan Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang berlangsung tertib, khidmat, dan sempurna sesuai dengan standar tata upacara bendera yang ditetapkan,” tegas Munafri di lokasi kegiatan.
Paduan Suara Pelajar Beri Sentuhan Spesial
Di sela-sela simulasi, Munafri juga menyempatkan diri menguji dan menyaksikan langsung penampilan kelompok paduan suara siswa-siswi SMP se-Kota Makassar. Kehadiran ratusan pelajar ini diproyeksikan memberikan nuansa kebudayaan dan kebangsaan yang berbeda pada perayaan kemerdekaan tahun ini.
Melalui gladi bersih final ini, Wali Kota Makassar berharap seluruh petugas lapangan, pengibar bendera, maupun peserta baris-berbaris berada dalam kondisi fisik prima dan paham akan peran masing-masing.
Pemerintah Kota Makassar menargetkan perhelatan upacara di Lapangan Karebosi tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, mengenang jasa para pahlawan, serta mempererat silaturahmi seluruh warga Kota Makassar. (*)



