Wali kota dan para pengembang
MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Real Estet Indonesia (REI Merdeka 2026) yang diselenggarakan oleh DPD REI Sulawesi Selatan. Acara pembukaan berlangsung meriah di Lapangan Ultra Padel X Heaven, Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, pada Jumat (21/8/2026) sore.
Kompetisi olahraga beregu ini diikuti oleh perwakilan DPD REI se-Indonesia Timur dengan total partisipan mencapai 250 peserta yang terbagi ke dalam enam kategori pertandingan. Agenda pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Sekjen DPP REI, Raymond Arfandi, beserta jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, serta para mitra strategis.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan dirinya merasa wajib untuk menghadiri kegiatan yang digelar REI ini, sebab properti merupakan sektor yang memiliki sumbangsih besar pada pendapatan kota.
“Properti hampir 50% sumbangsihnya pada pendapata kota,” ujarnya.
Selain itu, hidupnya bisnis properti mampu mendorong sektor-sektor lain, sebab banyak industri yang terlibat dalam properti,
“Banyak bisnis di sini, mulai dari bisnis lahannya, keramiknya dan lain-lain,” ujarnya.
Diapun menyatakan menyambut positif inisiatif DPD REI Sulsel dalam menggelar ajang olahraga kontemporer ini.
Menurutnya, REI telah membuktikan komitmennya untuk tidak hanya berkontribusi di bidang pembangunan properti, tetapi juga aktif membangun ruang interaksi sosial bagi masyarakat luas.
“Turnamen ini tidak sekadar menjaga silaturahmi, melainkan memberikan panggung bagi atlet-atlet untuk bertanding serta memberi ruang positif bagi generasi muda dan seluruh anggota REI untuk berkumpul bersama,” ujar Munafri.
Lebih lanjut, Munafri menyoroti bagaimana olahraga padel kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup (lifestyle) masyarakat perkotaan. Tingginya antusiasme warga Kota Makassar terhadap padel memicu pesatnya pembangunan fasilitas dan lapangan padel baru di berbagai sudut kota.
Pentingnya Kepatuhan Perizinan PBG dan Kontribusi Ekonomi Sektor Properti
Melihat pesatnya pembangunan fasilitas olahraga baru, Munafri mengingatkan para pengembang dan pelaku usaha untuk tetap tertib administrasi. Ia menekankan pentingnya pemenuhan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai regulasi yang berlaku.
“Di tengah banyaknya fasilitas baru yang terbangun, kami berharap seluruh lapangan padel di Makassar terdaftar dan tersertifikasi dengan baik. Pembangunan harus senantiasa berjalan sesuai dengan aturan perizinan yang berlaku,” tegasnya.
Selain isu perizinan, Munafri menggarisbawahi besarnya kontribusi industri properti terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Sektor ini dinilai memiliki multiplier effect (dampak berantai) yang luas, mulai dari peningkatan pendapatan daerah hingga penyerapan tenaga kerja lokal.
“Jika daya beli masyarakat kuat, maka roda perekonomian daerah akan berputar semakin cepat,” jelasnya.
Seiring pertumbuhan kota yang pesat, kebutuhan akan hunian layak di Makassar terus meningkat. Pemerintah Kota Makassar membutuhkan sinergi erat dengan pihak swasta seperti REI untuk menghadirkan perumahan berkualitas sekaligus menata kawasan permukiman kumuh.
Menutup sambutannya, Munafri berharap kemitraan antara Pemkot Makassar dan DPD REI Sulsel terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. (*)






