
RIYADH – Al Hilal sukses meraih kemenangan meyakinkan atas rival abadinya, Al Ahli, dalam laga klasiko yang berlangsung di Stadion Kingdom Arena pada Selasa malam (1/9/2026). Kemenangan 3-0 yang menghibur ini sekaligus membawa Al Hilal memuncaki klasemen sementara Liga Profesional Roshn (Saudi Pro League) setelah meraih empat kemenangan beruntun.
Laga tunda pekan ketiga ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Al Hilal yang tampil sebagai tuan rumah langsung tancap gas dan melancarkan sejumlah serangan beruntun ke gawang Al Ahli, membuat lini pertahanan tim tamu kewalahan sejak awal pertandingan.
Gol Cepat Milinkovic-Savic Buka Keunggulan
Al Hilal tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit kesembilan, Sergej Milinkovic-Savic berhasil menjebol gawang Al Ahli setelah memanfaatkan umpan matang dari rekannya. Gol cepat ini semakin membakar semangat pasukan Al Hilal untuk terus menekan pertahanan Al Ahli yang tampak goyah.
Setelah gol pertama tercipta, Al Hilal terus melanjutkan dominasi penuhnya atas jalannya laga. Al Ahli yang berusaha bangkit justru kehilangan ritme permainan dan tidak mampu mengembangkan serangan berbahaya ke gawang kiper Al Hilal, Yassine Bounou. Ketidakmampuan Al Ahli dalam membangun serangan membuat mereka tertekan sepanjang babak pertama.
Summerville Perbesar Keunggulan di Menit 23
Keunggulan Al Hilal semakin bertambah pada menit ke-23. Crysencio Summerville berhasil mencetak gol kedua untuk tim tuan rumah setelah menerima umpan terobosan yang membelah pertahanan Al Ahli. Gol ini semakin menambah tekanan terhadap tim tamu yang sudah tertinggal dua gol di awal pertandingan.
Dengan keunggulan dua gol, Al Hilal semakin percaya diri dan terus mengontrol jalannya pertandingan. Al Ahli yang berusaha keluar dari tekanan justru semakin kacau dan beberapa kali melakukan pelanggaran yang mengganggu ritme permainan.
Babak Kedua: Bounou Kokoh di Bawah Mistar
Memasuki babak kedua, Al Ahli mencoba untuk memperbaiki permainan. Mereka mulai tampil sedikit lebih baik dan beberapa kali mencoba menggetarkan jala gawang Al Hilal. Namun, Yassine Bounou yang berada di bawah mistar gawang Al Hilal tampil dengan sangat solid dan selalu sigap menggagalkan setiap peluang yang diciptakan oleh lini serang Al Ahli.
Bounou yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di Liga Arab menunjukkan kualitasnya dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Al Hilal tetap aman. Kegagalan Al Ahli dalam memanfaatkan peluang-peluang yang ada membuat mereka semakin frustrasi.
Watkins Cetak Gol Ketiga di Menit 86
Seiring berjalannya waktu, Al Hilal kembali mengambil alih kendali permainan. Mereka melancarkan banyak serangan ke pertahanan Al Ahli yang mulai kelelahan. Pada menit ke-86, pemain anyar Al Hilal, Ollie Watkins, berhasil mencetak gol ketiga untuk tim tuan rumah. Gol ini menjadi pesta tersendiri bagi para pendukung Al Hilal yang hadir di Stadion Kingdom Arena.
Gol Watkins memastikan kemenangan 3-0 untuk Al Hilal sekaligus menambah pundi-pundi poin mereka menjadi 12 poin dari empat pertandingan yang telah dijalani. Koleksi 12 poin ini membuat Al Hilal memuncaki klasemen sementara Liga Profesional Roshn, hanya unggul selisih gol atas Al Nassr yang berada di posisi kedua.
Al Ahli Merosot ke Peringkat Ketujuh
Kekalahan telak ini membuat Al Ahli harus rela merosot ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 6 poin. Ini merupakan kekalahan kedua yang dialami Al Ahli di liga musim ini, menyusul kekalahan sebelumnya dari Al Khaleej. Hasil ini tentu menjadi pukulan berat bagi tim asuhan pelatih Al Ahli yang berharap bisa bersaing di papan atas.
Penampilan Al Ahli sepanjang pertandingan dinilai sangat mengecewakan. Mereka kesulitan mengembangkan permainan dan hanya mampu melakukan serangan-serangan sporadis yang dengan mudah digagalkan oleh pertahanan dan kiper Al Hilal. Ketajaman lini depan Al Ahli yang diandalkan sepanjang musim ini seakan tumpul di hadapan pertahanan Al Hilal yang solid.
Kekerasan dan Keributan Warnai Laga Klasiko
Laga klasiko yang mempertemukan dua tim raksasa Saudi Pro League ini tidak hanya diwarnai oleh gol-gol indah, tetapi juga oleh banyak tekel keras dari kedua tim serta cekcok antarpemain yang bahkan melibatkan anggota kedua staf pelatih. Intensitas tinggi yang sudah diprediksi sejak awal pertandingan ini berubah menjadi suasana panas di beberapa momen krusial.
Pada menit-menit terakhir babak pertama, ketegangan begitu tinggi di antara para pemain kedua tim. Keributan bermula setelah duel antara Mohammed Al Mahzari, pemain Al Hilal, dan striker Al Ahli asal Inggris, Ivan Toney. Al Mahzari terjatuh ke tanah dengan alasan mendapat pukulan dari Toney, yang membuat wasit pertandingan mengeluarkan kartu kuning untuk Toney.
Situasi semakin memanas setelah Demiral, bek Al Hilal, mendekati Al Mahzari dan menariknya dengan kuat pada bagian kausnya saat ia terjatuh ke tanah. Tindakan Demiral ini membuat wasit laga memutuskan memberinya kartu kuning. Selain itu, wasit juga mengeluarkan kartu merah untuk salah satu anggota staf pelatih Al Ahli karena melakukan protes berlebihan di pinggir lapangan.
Namun, drama belum berakhir. Pada menit 45+7 atau injury time babak pertama, Demiral mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Crysencio Summerville. Kartu kuning kedua ini otomatis menjadi kartu merah dan Demiral pun harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Kehilangan Demiral di babak pertama menjadi pukulan bagi Al Hilal, tetapi mereka tetap mampu bertahan dan bahkan menambah gol di babak kedua.
Klasemen Saudi Pro League: Al Hilal Kokoh di Puncak
Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, Al Hilal kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan bercokol di puncak klasemen. Posisi ini menjadi modal berharga bagi Al Hilal untuk melanjutkan persaingan di papan atas Saudi Pro League, mengingat persaingan musim ini sangat ketat dengan hadirnya banyak bintang-bintang dunia di berbagai klub.
Sementara itu, Al Ahli yang saat ini berada di peringkat ketujuh harus segera bangkit dan memperbaiki performa jika tidak ingin semakin tertinggal dari para pesaingnya. Jadwal pertandingan yang padat dan persaingan yang semakin ketat menuntut Al Ahli untuk segera menemukan kembali bentuk permainan terbaik mereka.
Pertandingan-pertandingan berikutnya di Saudi Pro League diprediksi akan berlangsung semakin sengit, terutama dengan adanya kekuatan-kekuatan baru yang mulai menunjukkan taringnya. Para pecinta sepak bola di Arab Saudi dan seluruh dunia tentu akan terus menyaksikan persaingan ini dengan penuh antusiasme. (*)






