KPP Pratama Makassar Selatan menggelar sosialisasi di SMP Negeri 8 Makassar di Jalan Batua Raya, Kamis (3/9/2026).
MAKASSAR — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia kembali menggelar agenda tahunan Pajak Bertutur 2026 secara serentak di seluruh pelosok Nusantara. Program edukasi nasional ini digulirkan untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian perpajakan sejak dini kepada generasi muda, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa, demi menopang pembangunan bangsa di masa depan.
Di Kota Makassar, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Makassar Selatan menunjukkan peran aktifnya dengan menggelar sosialisasi di SMP Negeri 8 Makassar yang berlokasi di Jalan Batua Raya, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 60 siswa didampingi jajaran guru serta mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang dikemas secara interaktif dan komunikatif.
Mengusung tema besar “Pajak Kita, Energi Juara” serta slogan “Sehari Mengenal Pajak, Selamanya Bangga”, ajang ini dirancang khusus untuk memperkenalkan konsep dasar perpajakan lewat metode yang menyenangkan dan inspiratif.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Makassar Selatan, Faisal Amansyah, yang juga merupakan alumni SMP Negeri 8 Makassar, menegaskan krusialnya pemahaman fungsi pajak bagi pelajar.
“Generasi muda merupakan pilar utama penerus bangsa sekaligus calon Wajib Pajak masa depan yang akan menopang pembangunan nasional. Kegiatan Pajak Bertutur ini menjadi langkah nyata DJP dalam membangun budaya sadar pajak yang kokoh dan berkelanjutan,” tegas Faisal dalam sambutannya.
Metode Edukasi Interaktif Serentak di 532 Sekolah
Acara sosialisasi berlangsung semarak dengan dipandu oleh tim penyuluh pajak handal, Andi Wawan Mulyawan dan Bakri Tangnga, serta dipandu oleh pembawa acara dari KPP Pratama Makassar Selatan, Kak Alda dan Kak Dinda Imut. Guna menjaga fokus peserta, penyampaian materi diselingi kuis interaktif dan permainan melatih konsentrasi.
Sebagai informasi, gerakan edukasi publik ini dilaksanakan secara masif dan serentak di 532 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD)/Sekolah Rakyat, Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Melalui pendekatan yang ringan namun sarat makna, para siswa diajak memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban keuangan, melainkan bentuk gotong royong warga negara dalam mendanai fasilitas publik, kesehatan, dan pendidikan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 8 Makassar, Nur’aeni AR, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan nasional ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada KPP Pratama Makassar Selatan dan DJP. Pengetahuan perpajakan sangat penting ditanamkan sejak dini agar siswa memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara. Ini membukakan wawasan mereka bahwa pajak adalah wujud gotong royong membangun Indonesia,” tutur Nur’aeni.
Melalui penyelenggaraan Pajak Bertutur 2026, DJP berharap momen ini tidak sekadar menjadi kegiatan ceremonial seremonial belaka. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu mencetak karakter generasi muda yang berintegritas dan siap menjadi Wajib Pajak yang patuh di masa mendatang. (*)






