Bank Mandiri memperkenalkan ATM Emas, Kamis (15/10/2026)
MAKASSAR — Layanan ATM Emas mulai meramaikan persaingan layanan investasi emas di Makassar. Sehari setelah Pegadaian meresmikan ATM Emas di Kantor Cabang Malimongan Baru, Rabu (14/10/2026), Bank Mandiri mengumumkan ketersediaan layanan serupa di KC Makassar Kartini, Kamis (15/10/2026).
Kehadiran dua layanan tersebut dalam rentang waktu berdekatan menandai semakin beragamnya pilihan bagi masyarakat untuk mengakses emas fisik melalui ekosistem digital. Baik Pegadaian maupun Bank Mandiri menawarkan kemudahan mengonversi kepemilikan emas digital menjadi logam mulia yang dapat diambil melalui mesin.
Meski waktunya berdekatan, belum ada keterangan yang menunjukkan bahwa peluncuran layanan Bank Mandiri secara khusus ditujukan untuk menyaingi Pegadaian. Namun, momentum ini membuat perkembangan layanan ATM Emas di Makassar menarik dicermati, terutama dalam persaingan menghadirkan layanan investasi emas yang lebih praktis.
Pegadaian Lebih Dulu Meresmikan di Makassar

Kepala Kanwil Pegadaian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku, Pratikno, mengatakan pihaknya telah menguji coba ATM tersebut, dan menunjukkan respons positif dari nasabah. Pegadaian berencana memperluas layanan ATM Emas sebagai bagian dari pengembangan layanan digital perusahaan.
“Selama satu bulan secara data antusiasme nasabah sangat luar biasa,” kata Pratikno dalam konferensi pers peringatan satu tahun aplikasi Tring!, Rabu (14/10/2026).
Menurut dia, pengujian selama sebulan menunjukkan perangkat keras dan teknologi mesin dapat beroperasi dengan baik. Pegadaian pun membuka peluang penambahan mesin di Makassar maupun wilayah lain berdasarkan kajian jumlah nasabah dan kebutuhan transaksi emas.
Pegadaian meluncurkan ATM Emas di Kantor Cabang Malimongan Baru, Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, pada Rabu (14/10/2026). Peluncuran tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian.
Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di KC Makassar Kartini
Sehari berselang, Bank Mandiri menyampaikan bahwa ATM Emas tersedia di KC Makassar Kartini. Layanan tersebut terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri dan ditujukan bagi nasabah yang memiliki Tabungan Emas.
Regional CEO Region X/Sulawesi & Maluku Bank Mandiri, Nunung Andreas Wisnu P, mengatakan ATM Emas telah tersedia di 28 titik di berbagai wilayah Indonesia.
“Melalui ATM Emas, Bank Mandiri menghadirkan pengalaman investasi emas yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik,” ujar Nunung dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).
Untuk menggunakannya, nasabah membuka menu Ambil Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri, memilih pengambilan melalui ATM, kemudian memindai kode QR pada mesin. Nasabah selanjutnya mengikuti instruksi di layar, memilih pecahan emas, dan memasukkan kode verifikasi sebelum mengambil emas fisik.
Bank Mandiri juga menyediakan layanan Tabungan Emas melalui Livin’ by Mandiri. Berdasarkan informasi perusahaan, pembukaan tabungan dapat dimulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000, sedangkan pembelian berikutnya mulai 0,005 gram atau sekitar Rp10.000. Nominal rupiah dapat berubah mengikuti harga emas yang berlaku.
Berebut Kemudahan, Nasabah Punya Pilihan
Kehadiran ATM Emas dari dua lembaga keuangan ini memperlihatkan arah pengembangan layanan emas yang semakin terhubung dengan aplikasi digital. Nasabah tidak hanya mengelola saldo emas melalui aplikasi, tetapi juga memiliki opsi untuk mengambilnya dalam bentuk fisik melalui mesin.
Bagi masyarakat Makassar, lokasi layanan menjadi salah satu informasi penting. ATM Emas Pegadaian berada di Cabang Malimongan Baru, sedangkan ATM Emas Bank Mandiri tersedia di KC Makassar Kartini.
Cara Mengambil Emas Melalui ATM
Untuk menggunakan layanan ATM Emas, nasabah terlebih dahulu harus memiliki Tabungan Emas. Proses pengambilan dimulai dengan membuka aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih menu Ambil Emas dan opsi pengambilan melalui ATM.
Nasabah selanjutnya memindai kode QR pada mesin, mengikuti instruksi yang muncul di layar, memilih pecahan emas, dan memasukkan kode verifikasi. Setelah proses selesai, nasabah dapat mengambil emas fisik beserta struk transaksi.
Selain melalui ATM Emas, pengambilan logam mulia juga dapat dilakukan melalui kantor cabang yang ditunjuk oleh Bank Mandiri.
Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu
Layanan ATM Emas menjadi bagian dari ekosistem investasi emas Bank Mandiri yang tersedia melalui Livin’ by Mandiri. Dalam satu aplikasi, nasabah dapat membuka Tabungan Emas, melakukan transaksi beli dan jual, memanfaatkan fasilitas cicilan, serta mengambil emas fisik.
Bank Mandiri menyebut transaksi digital tersedia secara real-time selama 24 jam, sehingga nasabah dapat memantau harga dan mengelola kepemilikan emas melalui aplikasi.
Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi, Tabungan Emas dapat dibuka dengan setoran awal sebesar 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Pembelian berikutnya dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000.
Produk tersebut menyediakan pilihan emas dari merek ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Nilai transaksi mengikuti harga emas yang berlaku, sehingga nominal rupiah untuk pembelian emas dapat berubah.
Bank Mandiri juga menyediakan KSM Emas atau Kredit Serbaguna Mandiri Emas bagi nasabah yang ingin membangun kepemilikan emas melalui skema cicilan. Berdasarkan keterangan perseroan, fasilitas ini menawarkan skema bunga dan cicilan yang kompetitif, dengan harga emas dikunci pada saat pengajuan. Setelah cicilan lunas, emas menjadi saldo Tabungan Emas yang dapat ditransaksikan atau diambil dalam bentuk fisik.
Perkuat Ekosistem Investasi Emas Digital
Pengembangan ATM Emas merupakan bagian dari penguatan ekosistem bulion Bank Mandiri setelah perseroan memperoleh lisensi kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri tercatat memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar. Basis pengguna tersebut menjadi salah satu fondasi perseroan dalam memperluas jangkauan layanan keuangan digital, termasuk investasi emas.
Ke depan, Bank Mandiri juga menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan, antara lain Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk investasi rutin, serta Transfer Emas antar pengguna Livin’.
Dengan tersedianya ATM Emas di Makassar, nasabah memiliki pilihan untuk mengelola emas secara digital sekaligus mengambilnya dalam bentuk fisik. Informasi lebih lanjut mengenai layanan tersebut dapat diakses melalui laman resmi Bank Mandiri di bmri.id/atmemas dan bmri.id/tabunganemas. (*)





