
MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Polrestabes Makassar di Aula Mappaodang, Minggu malam (7/3/2026).
Kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Polrestabes dan Forkopimda Kota Makassar tersebut dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran sekaligus syukuran hari lahir ke-50 tahun Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar.
Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada Arya. Ia menyebut momentum hari lahir Arya di bulan suci Ramadan sekaligus menjadi kesempatan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan kota.
“Ini hari yang sangat luar biasa bagi Kapolrestabes Makassar karena bertepatan dengan hari lahir beliau yang ke-50 di bulan Ramadan. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Makassar.
Menurutnya, tantangan menjaga kota metropolitan seperti Makassar tidak ringan sehingga membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Kota Makassar. Bertugas di Makassar bisa di katakan sulit namun mari kita bekerja bersama-sama sehingga Kota Makassar menjadi Kota yang aman” ujar Appi.
Pada kesempatan itu, Appi turut menyoroti fenomena yang belakangan muncul di kalangan remaja di Makassar, yakni bermain menggunakan senjata mainan sambil berkendara di jalan.
Diketahui, aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “omega” yang berpeluru plastik hingga jeli marak terjadi di Makassar selama bulan Ramadan.
Appi menekankan, aktifitas tersebut perlu segera ditangani secara bersama-sama karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menegaskan permainan yang dianggap sebagai hiburan mesti dilakukan di lokasi yang semestinya, bukan di jalaanan.
Appi menilai langkah pencegahan dan pembinaan perlu dilakukan secara bersama oleh aparat, pemerintah, serta lingkungan keluarga agar perilaku tersebut tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan.
“Fenomena ini harus segera diselesaikan karena sudah mulai meresahkan dan berpotensi merugikan masyarakat,” tegasnya.
Hadir pada acara tersebut Dandim 1408/Mks Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, Ketua pengadilan Kota Makassar Dr I Wayan Gede Rumega, para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar, Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar. Serta, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Makassar, Emma Arya Perdana beserta pengurus Bhayangkari. (*)



