Jakarta,–Geliat transaksi ekonomi dan keuangan digital Indonesia terus menunjukkan tren positif yang luar biasa. Bank Indonesia mencatat, pembayaran digital pada Juli 2025 melonjak 45,30% (year-on-year) dengan volume mencapai 4,44 miliar transaksi.
- Jelajah Sampah ke-14, Wali Kota Ajak Warga BTP Pilah Sampah dari Rumah
- FunWalk PSMTI Sulsel: Wali Kota Appi Ajak Warga Jaga Persatuan Sambut HUT RI
- Munafri Kukuhkan 70 Paskibraka Makassar Sambut HUT ke-81 RI
- PKKMB FIP UNM: 147 Maba Dibekali Kultur & Etika Akademik
- PKKMB FT UNM: Wali Kota Munafri Minta Maba Bangun Makassar
Berdasarkan rilis resmi BI pada Kamis (20/8/2025), pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan transaksi di semua channel.
Transaksi melalui aplikasi mobile banking naik 26,07% (yoy), sementara internet banking tumbuh 12,68% (yoy). Yang paling mencengangkan, volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS meledak dengan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 162,77% (yoy).
Peningkatan ini sejalan dengan terus meluasnya jumlah pengguna dan merchant yang mengadopsi sistem pembayaran digital. Infrastruktur pendukung seperti BI-FAST juga mencatatkan kinerja gemilang dengan volume transaksi ritel tumbuh 37,56% (yoy) menjadi 414,62 juta transaksi, dengan nilai mencapai Rp1.016,48 triliun.
Data ini mengonfirmasi bahwa masyarakat Indonesia semakin nyaman dan terbiasa dengan sistem pembayaran non-tunai yang cepat dan efisien. (*)






