Makassar,–Demi alasan keamanan, perawatan, dan kenyamanan pengunjung, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan setempat mengumumkan penutupan sementara Museum Kota Makassar.
Kebijakan ini mulai berlaku efektif sejak diumumkan dan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Pihak pengelola berjanji akan menginformasikan kembali pembukaan museum melalui pemberitahuan resmi apabila kondisi telah memungkinkan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, S.STP., M.M., secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kebijakan ini.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Dalam pengumuman tersebut, dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengertian serta dukungan dari seluruh masyarakat.
Museum Kota Makassar merupakan salah satu destinasi budaya dan sejarah penting yang dimiliki oleh kota ini. Penutupan sementara ini dinilai perlu untuk memastikan kondisi museum tetap terpelihara dengan baik.
Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi lebih lanjut melalui akun resmi Dinas Kebudayaan Kota Makassar di @disbudmakassar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih detail mengenai jenis perawatan atau peningkatan fasilitas seperti apa yang akan dilakukan selama masa penutupan. (*)




