
MAKASSAR,–Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Tim Panitia Daerah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Tahun 2026 di Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/4/2026). Pertemuan ini membahas kesiapan Makassar sebagai tuan rumah event nasional yang akan berlangsung pada 24 hingga 30 Agustus 2026 mendatang.
Ketua Panitia Daerah MTQ VIII KORPRI, Muhammad Saleh, memaparkan bahwa Makassar telah ditetapkan sebagai lokasi pembukaan. Pihaknya menargetkan seremoni pembukaan pada 24 Agustus 2026 dapat digelar secara meriah di Lapangan Karebosi, dan diupayakan dihadiri langsung oleh Presiden atau Wakil Presiden.
“Insya Allah pembukaan MTQ akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 di Kota Makassar. Kami berharap dapat dihadiri oleh bapak Presiden atau Wakil Presiden, sebagaimana pengalaman pelaksanaan sebelumnya,” ujar Saleh.
Dijelaskan bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan kolaborasi antara KORPRI Pusat, Pemprov Sulawesi Selatan, Pemkot Makassar, dan pemerintah kabupaten mitra. Makassar bertanggung jawab atas delapan cabang lomba serta seremoni pembukaan, sementara penutupan rencananya akan berlangsung di Kabupaten Pangkep.
Pemilihan Lapangan Karebosi sebagai lokasi pembukaan didasari kapasitasnya yang representatif untuk menampung ribuan peserta dan tamu undangan dari seluruh Indonesia. “Kami memohon dukungan penuh dari Bapak Wali Kota, termasuk terkait lokasi pembukaan. Kami juga telah melakukan berbagai persiapan awal melalui rapat koordinasi bersama panitia pusat dan daerah,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Munafri Arifuddin menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Kota Makassar. Ia menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan.
“Tentu ini adalah kepercayaan luar biasa. Kami Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan MTQ KORPRI 2026,” ujar Munafri.
Menurutnya, perhelatan ini bukan hanya ajang syiar keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menekankan pentingnya sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar event berjalan sukses dan berkesan.
“Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan maksimal, baik dari sisi fasilitas, koordinasi lintas sektor, maupun penguatan kesiapan teknis di lapangan. Ini adalah kehormatan sekaligus peluang besar bagi Makassar,” pungkasnya. (*)





