Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampus Fakultas Teknik Unhas, Kabupaten Gowa, Sabtu (29/8/2026).
Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menghadiri peringatan Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) yang berlangsung meriah di Kampus Teknik Unhas, Kabupaten Gowa, Sabtu (29/8/2026). Momentum bersejarah ini menjadi ajang konsolidasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia akademis untuk mempercepat pembangunan daerah.
Acara akbar tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, jajaran Wakil Rektor, anggota Dewan Senat, hingga ribuan alumni FT Unhas lintas generasi. Kehadiran Andi Sudirman di tengah-tengah sivitas akademika membawa ikatan emosional yang kuat, mengingat ia juga merupakan bagian dari alumni Fakultas Teknik Unhas.
Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengajar dan alumni yang konsisten memberikan kontribusi nyata bagi iklim pembangunan di Sulawesi Selatan maupun skala nasional.
Sinergi Akademisi dan Pemprov Sulsel dalam Proyek Strategis
Peringatan Dies Natalis FT Unhas ke-66 kali ini tidak sekadar perayaan seremonial. Gubernur menekankan bahwa peran para insinyur (engineers) dan akademisi sangat vital untuk menjawab tantangan pembangunan wilayah yang kian kompleks. Sulawesi Selatan saat ini membutuhkan fondasi teknik yang kokoh untuk menopang pertumbuhan ekonominya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah menahbiskan komitmen besar lewat pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) 2025–2027. Program ini dirancang sebagai lompatan akselerasi infrastruktur terpadu yang menyasar sektor-sektor publik paling krusial.
Pemerintah daerah mengalokasikan sumber daya besar guna memastikan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat daerah dapat tercapai secara merata.
Rincian Target Program Multi Years Project (MYP) 2025–2027
Untuk mewujudkan konektivitas daerah yang efisien, Pemprov Sulsel telah merancang tiga pilar utama dalam pembenahan infrastruktur:
- Peningkatan Jalan Daerah: Pembangunan dan perbaikan kualitas jalan sepanjang 1.000 km untuk memperlancar arus logistik dan mobilitas warga.
- Ketahanan Pangan & Irigasi: Pengembangan jaringan irigasi secara masif yang ditargetkan mampu mengairi hingga 54.000 hektar persawahan produktif.
- Fasilitas Kesehatan Regional: Pembangunan 2 Rumah Sakit Regional baru yang berlokasi strategis di wilayah selatan dan utara Sulawesi Selatan guna pemerataan akses medis.
Andi Sudirman meyakini bahwa target-target ambisius ini membutuhkan keahlian teknis tingkat tinggi yang dimiliki oleh keluarga besar Fakultas Teknik Unhas.
Bidang Kontribusi Utama Alumni dan Teknik Unhas
Sektor-sektor yang memerlukan pengawalan dan sumbangsih pemikiran dari para insinyur FT Unhas meliputi berbagai lini pengembangan kawasan:
- Pengembangan Kawasan Strategis: Pemetaan zonasi industri dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
- Transportasi dan Konektivitas: Perancangan sistem transportasi terpadu darat dan laut.
- Infrastruktur Dasar: Penyediaan fasilitas air bersih, sanitasi, dan pengelolaan pemukiman.
- Energi dan Lingkungan: Penyiapan infrastruktur transisi energi berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Kontribusi Fakultas Teknik sangat dibutuhkan dalam mendukung pengembangan kawasan strategis, transportasi dan konektivitas, infrastruktur dasar, energi, serta pengembangan wilayah Sulawesi Selatan secara lebih terintegrasi,” tegas Andi Sudirman.
Memperkuat Kolaborasi Quadruple Helix
Melalui perayaan Dies Natalis FT Unhas ke-66, Gubernur memanggil seluruh alumni yang tersebar di berbagai sektor industri—baik nasional maupun internasional—untuk pulang membangun daerah. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat (quadruple helix) merupakan fondasi utama mewujudkan pembangunan presisi.
Pemerintah Provinsi membuka ruang seluas-luasnya bagi riset dan terobosan teknologi dari FT Unhas untuk diterapkan secara langsung pada proyek publik. Langkah ini diharapkan mampu meminimalisasi kendala teknis di lapangan sekaligus memangkas efisiensi anggaran.
Di akhir penyampaiannya, Andi Sudirman kembali menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar seluruh agenda pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi kemaslahatan masyarakat luas.
“Mohon dukungan dari teman-teman Fakultas Teknik Unhas, utamanya para alumni. Semoga bersama-sama kita bisa memastikan dan mengawal agar program-program pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (*)




