MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar melakukan aksi pembersihan paku yang tertancap di batang pohon pada sejumlah ruas jalan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan pohon sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menggunakan pohon sebagai tempat pemasangan spanduk dan media promosi.
Tim DLH Makassar turun langsung membersihkan paku-paku yang selama ini menancap di batang pohon di ruang publik. Paku tersebut umumnya digunakan untuk memasang spanduk, baliho, maupun berbagai atribut promosi.
Selain mengganggu keindahan kota, pemasangan paku pada batang pohon berpotensi merusak jaringan pohon dan menghambat pertumbuhannya.
Melalui aksi tersebut, DLH Makassar mengingatkan masyarakat bahwa pohon merupakan bagian penting dari ekosistem perkotaan yang perlu dijaga dan dilindungi.
Keberadaan pohon memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan, mulai dari menghasilkan oksigen, menyerap polusi udara, memberikan keteduhan, hingga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
Karena itu, upaya menjaga kelestarian pohon tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.
DLH Makassar pun mengajak warga menghentikan kebiasaan memaku batang pohon untuk memasang spanduk, baliho, maupun media promosi lainnya.
“Pohon bukan papan pengumuman. Mari rawat dan lindungi pohon kita demi lingkungan Kota Makassar yang lebih hijau, sehat, dan nyaman,” demikian imbauan DLH Makassar.
Melalui kegiatan ini, DLH Makassar berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga ruang terbuka hijau semakin meningkat sehingga pohon-pohon di kawasan perkotaan tetap terpelihara. (*)



Komentar