Andi Herman
Namanya kurang begitu disebut media-media di Sulawesi Selatan. Meski demikian, Andi Herman SH MH memiliki kiprah dan prestasi yang cukup membanggakan di luar Sulsel. Pernah menjabat sebagai Sesjampidsus dan calon pimpinan KPK.
Berkarier di kejaksaan, Andi Herman berhasil menduduki sejumlah jabatan strategis baik di gedung bundar Kejaksaan Agung atau pun sebagai pucuk pimpinan di kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri.
Andi Herman setidaknya dua kali menjabat sebagai kepala Kejaksaan Tinggi, yaitu di Maluku Utara dan Jawa Tengah.
Begitu pun sebagai kepala Kejaksaan Negeri. Dia dua kali ditunjuk untuk menjabat kepala Kejaksaan Negeri yaitu di Jakarta Timur dan di Padang, Sumatera Barat.
Karier Andi Herman di Kejaksaan memang menanjak dengan mulus. Jabatan terakhir saat ini yakni sebagai Sekretaris jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Sesjampidsus).
Pria kelahiran Wajo ini dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin di Menara Kartika Adhyaksa Kejagung pada Oktober 2022 lalu.
Keberadaannya di gedung bundar itu bukan kali pertama bagi dirinya. Dia memang memulai kariernya di kejaksaan melalui sejumlah jabatan di gedung itu.
Bahkan sebelum dilantik menjadi Kejati Jateng, Andi Herman bertugas selaku Direktur Upaya hukum Eksekusi dan Eksaminasi (Uheksi) Kejagung.
Selama bertugas di Kejagung, Andi Herman beberapa kali menorehkan prestasi yang mendapat pujian banyak pihak. Salah satunya yakni ketika dipercaya menjabat Kepala Pusat Pemulihan Aset.
Dia berhasil menuntaskan aneka kasus besar yang bernilai triliunan rupiah. Selain itu, saat menjabat sebagai Kajati Jateng selama tujuh bulan, berbagai gebrakan dilakukan yaitu membangun 57 rumah restoratif justice di berbagai wilayah di Jateng.
Rumah restoratif justice ini dibangun dengan tujuan mengedepankan Restorative Justice dalam menegakkan keadilan bagi masyarakat.
Jaksa Agung memang memerintahkan untuk mengedepankan keadilan restorative. Hal itulah yang menjadi rujukan Andi Herman membentuk rumah Restoratif Justice.
Restoratif Justice ini bertujuan untuk melakukan upaya penegakan keadilan hukum tanpa harus memproses pelanggaran pidana di pengadilan. Cukup diselesaikan antara para pihak korban dan pelaku dengan diketahui oleh pemangku wilayah setempat.
Selain itu, saat menjadi Kajati Jateng Andi juga berhasil menyertifikatkan lahan Candi Borobudur seluas 7 hektare. Upaya sertifikasi lahan Candi Borobudur sebenarnya sudah dimulai sejak 2016 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Namun terjadi konflik dengan masyarakat setempat.
Berkat upayanya yang gigih serta melakukan pendekatan humanis dengan pihak yang bersengketa, Andi Herman berhasil membantu mengurai persoalan dan menyelesaikannya sehingga masalah kepemilikan lahan menjadi jelas sehingga Badan Pertanahan Negara (BPN) bisa menerbitkan sertifikat.
“Saya tidak pernah berambisi untuk duduk di jabatan tertentu. Prinsip saya kerja yang terbaik. Hasilnya saya serahkan yang di atas, ” katanya.
Andi Herman yang dikenal sebagai sosok yang murah senyum dan peramah ini memiliki banyak prestasi. Tak hanya di dalam lingkup kejaksaan saja, tetapi dia juga memiliki prestasi yang membuat harum nama bangsa di kancah olahraga paralympic internasional.
Hal itu ditorehkan ketika Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali mempercayakan Andi Herman sebagai Chef de Mission ASEAN Para Games XI 2022 pada 2022.
Ini merupakan kali kedua bagi Andi Herman memimpin kontingen olahraga paralympic di kancah internasional. Sebelumnya dia juga dipercaya memimpin Paralympic Games 2020 di Tokyo Jepang.
Saat menjadi Ketua Chief de Mission (CDM) kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games XI 2022, Indonesia berhasil menjadi pengumpul medali terbanyak dan menjadi juara umum.
Peringkat Indonesia meroket dan menduduki posisi teratas dengan raihan medali sebanyak 419. 172 medali emas, 138 m3dali perak dan 110 medali perunggu.
Thailand berada pada posisi kedua yang hanya berhasil mengumpulkan 312 medali. Nama Andi Herman mulai dikenal di Kementerian Olahraga ketika berhasil memberikan kejutan pada Paralympic Games 2020 di Tokyo Jepang.
Tim atlet paralympic yang dipimpinnya berhasil memecahkan kebuntuan perolehan emas di ajang olahraga difabel internasional itu selama 40 tahun.
Walau pun saat itu, kontingen Indonesia hanya mampu membawa pulang 9 medali yang terdiri dari 2 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu.
Jumlah itu jauh melampaui target yang diharapkan. Saat itu Indonesia hanya menargetkan 1 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu.
Ini merupakan kali pertama atlet paralympic Indonesia meraih medali emas di ajang internasional dalam kurun waktu 40 tahun.
Sebelumnya, Indonesia terakhir meraih medali emas pada tahun 1980 di Inggris.
Biodata:
Andi Herman SH, MH
Profesi : Jaksa
Tempat / Tanggal Lahir : Wajo, 13 Januari 1966.
Sumber: Buku Tokoh Sulsel 2022-2024






