
MAKASSAR — Perumahan Bumi Findaria Mas yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kini menjadi kandidat kuat lokasi pelaksanaan Akad Massal Nasional Tahun 2027. Hunian subsidi besaran pengembang daerah ini dilirik langsung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk menggelar hajatan besar perumahan rakyat skala nasional.
​Agenda prestisius tersebut rencananya bakal dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepastian masuknya nama Bumi Findaria Mas dalam radar pemerintah tidak lepas dari dorongan pihak internal industri real estate yang melihat kesiapan infrastruktur dan rekam jejak pengembang di wilayah Sulsel.
​Usulan DPP REI dan Kunjungan Menteri PKP
​Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI), Raymond Ardan Arfandi, mengungkapkan bahwa penunjukan kawasan perumahan di Maros ini merupakan tindak lanjut atas arahan langsung dari jajaran Kementerian PKP. Pihak kementerian meminta arahan terkait lokasi yang dinilai paling representatif dan memenuhi kriteria teknis.
​”Pak Menteri menghubungi saya tadi malam untuk melihat lokasi yang memenuhi syarat. Saya menunjuk Bumi Findaria Mas karena lokasi ini pernah dikunjungi Pak Menteri Ara,” jelas Raymond saat memberikan keterangannya di Makassar.
​Mantan Ketua DPD REI Sulsel tersebut menambahkan bahwa ajang ini akan menjadi momen bersejarah. Pasalnya, ini merupakan kali pertama pelaksanaan Akad Massal Nasional digelar di luar Pulau Jawa. Agenda besar perumahan nasional ini diproyeksikan berlangsung pada bulan Februari atau Maret tahun 2027 mendatang.
​Kesiapan Pengembang dan Sinergi Perumahan MBR
​Menanggapi kabar baik tersebut, CEO Bumi Pundi Karsa (BPK) Holding Company selaku pengembang Perumahan Bumi Findaria Mas, H. Badris Salam, menyatakan rasa syukur dan siap memberikan dukungan penuh. Pengembang rumah subsidi terbesar ketiga di tingkat nasional ini menyambut positif kepercayaan yang diberikan oleh kementerian dan DPP REI.
​”Alhamdulillah, saya sangat bersyukur jika kemudian lokasi kami Bumi Findaria Mas menjadi lokasi kegiatan akad massal nasional 2027 mendatang. Dan Pak Menteri memang sudah pernah berkunjung ke perumahan kami,” tutur H. Badris Salam saat ditemui di kediamannya.
​Ia menegaskan, pihaknya siap berbenah dan melengkapi seluruh kebutuhan sarana, prasarana, serta infrastruktur teknis di lapangan. Komitmen ini sejalan dengan misi perusahaan untuk terus menyediakan rumah subsidi berkualitas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Sulawesi Selatan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.
​Sebaran Proyek Perumahan BPK Holding Company di Sulsel
​Sebagai salah satu pemain utama dalam penyediaan hunian rakyat di Indonesia Timur, BPK Holding Company memiliki portofolio perumahan yang tersebar luas di berbagai daerah Sulawesi Selatan.
​Berikut rekapitulasi jumlah unit perumahan yang dikembangkan BPK Holding Company:
​Proyek Perumahan Subsidi & Komersil
- ​Kabupaten Maros (Subsidi): 8.800 unit
- ​Kabupaten Sinjai: 4.000 unit
- ​Kabupaten Bone: 2.000 unit
- ​Kabupaten Bulukumba: 700 unit
- ​Kabupaten Bantaeng: 700 unit
- ​Kabupaten Gowa (Subsidi): 300 unit
- ​Kota Palopo: 180 unit
- ​Kota Makassar (Komersil): 180 unit
- ​Kabupaten Maros (Komersil): 400 unit
- ​Kabupaten Gowa (Komersil): 50 unit
- ​Kabupaten Kepulauan Selayar: Dalam tahap persiapan/pengembangan






