Ketua PWI Sulsel, Suardi ST
MAKASSAR — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 mengintensifkan konsolidasi internal menjelang agenda pelantikan resmi pada 17 Oktober 2026 mendatang. Rapat pemantapan dilaksanakan secara daring dari Sekretariat PWI Sulsel di Jalan Maccini Sawah, Makassar, guna memastikan seluruh persiapan teknis dan substansi acara berjalan optimal.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Thahir, S.I.Kom. Pertemuan ini diikuti oleh Bendahara PWI Sulsel James Wehantouw beserta jajaran Wakil Bendahara, Titiek dan Iga Dwikmarini. Turut hadir Wakil Ketua Bidang Pendidikan Faisal Syam, Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Abdul Razak Arsyad, serta Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong.
Pengurus membedah agenda strategis organisasi untuk memperkokoh soliditas internal. Langkah ini diambil agar PWI Sulsel mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan pers dan dinamika sosial masyarakat di Sulawesi Selatan.
Suwardi Thahir menegaskan bahwa pelantikan mendatang tidak boleh berhenti sebagai seremonial semata. Momentum tersebut harus menjadi pijakan awal bagi realisasi program kerja strategis organisasi selama lima tahun ke depan.
PWI Sulsel Award 2026 untuk Figur Berdedikasi
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penganugerahan PWI Sulsel Award 2026. Penghargaan ini dirancang khusus untuk mengapresiasi tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi besar, memiliki dedikasi tinggi, dan mencatatkan prestasi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Proses penilaian penganugerahan ini dilakukan secara menyeluruh dan terukur. Panitia tidak hanya melihat posisi formal seorang tokoh, melainkan juga meneliti rekam jejak, daya cipta, integritas moral, serta dampak konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Jangkauan penerima penghargaan ini mencakup tokoh yang menetap di Sulawesi Selatan maupun figur berdarah Sulsel yang berkiprah di luar daerah. Apresiasi inklusif ini menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi putra-putri daerah di kancah nasional.
PWI Sulsel berkomitmen menerapkan mekanisme penilaian yang objektif, transparan, dan edukatif. Pendekatan ini diharapkan mampu memantik motivasi lahirnya lebih banyak individu, komunitas, dan lembaga yang berdedikasi bagi kemajuan publik.
Penguatan Peran Pers dan Profesionalisme Jurnalis
Sebagai wadah berhimpunnya para jurnalis, PWI memegang peran strategis dalam memberikan panggung kehormatan atas karya dan pengabdian masyarakat. Penganugerahan ini memperkuat tradisi positif organisasi dalam mengapresiasi figur yang konsisten mengabdi di berbagai sektor kehidupan.
Pembangunan dan Ekonomi: Apresiasi bagi penggerak roda perekonomian dan infrastruktur daerah.
Pendidikan dan Sosial-Budaya: Penghargaan bagi pelestari budaya dan pemaju kualitas SDM.
Olahraga dan Kemanusiaan: Penghormatan bagi pejuang aksi sosial dan tokoh berprestasi di bidang olahraga.
Seluruh tahapan seleksi dipastikan berjalan secara profesional dengan indikator yang terukur. Pascapelantikan, program kerja yang telah dirancang akan segera ditransformasikan ke dalam kegiatan nyata yang bermanfaat bagi anggota internal PWI dan masyarakat luas.
Pelantikan pada 17 Oktober 2026 diikhtiarkan sebagai tonggak penguatan peran pers dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi jurnalis, serta menyajikan karya yang berkualitas dan mencerdaskan. Pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 dijadwalkan dilantik secara langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. (*)





