Jakarta, — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa KPK sudah menggelar ekspose atau gelar perkara terkait kasus pemerasan yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel.
Dari ekspose tersebut, KPK telah menetapkan status hukum Wamenaker Noel dan belasan orang yang ditangkap dalamoperasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (20/8/2025) malam.
- Kebakaran Capai 402 Kasus, Damkarmat Makassar Butuh 900 Personel
- HUT ke-419 Makassar Digelar Sebulan, Ada Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal
- PLN dan Pemkab Tolitoli Tinjau Lokasi Pembangunan Empat Jalur SUTT 150 kV
- Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Transportasi Publik
- Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Sulsel Dorong Jadi Cagar Budaya Nasional
“Yang pertama, terkait dengan kegiatan tangkap tangan yang kemarin dilakukan oleh KPK. Bahwa tadi malam sudah dilakukan ekspose dan sudah ditetapkan status hukum para pihak yang diamankan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Budi menegaskan, sebelum 1×24 jam, KPK telah menetapkan status hukum Wamenaker Noel dan belasan orang tersebut.
“Artinya, sebelum 1×24 jam, KPK sudah menetapkan ya status hukum atas pihak-pihak yang diamankan dalam kegiatan OTT,” ujarnya. Budi mengatakan, KPK akan mengumumkan tersangka dan konstruksi perkara dalam konferensi pers pada siang ini.
“Untuk pihak-pihak yang ditetapkan tersangka, baik jumlahnya, siapa saja, kronologi tangkap tangannya, dan juga konstruksi perkaranya, rencana siang atau sore ini nanti kami akan update kembali melalui konferensi pers,” ucap dia. (*)






